Home Breaking News YLKI: Tarif Baru Tol Jagorawi Tidak Adil

YLKI: Tarif Baru Tol Jagorawi Tidak Adil

187
Jalan Tol Jagowawi. (Foto: Tribun)

JAKARTA CITRAINDONESIA.COM- Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) sebut formasi tarif tol Jagorawi tidak adil.

“Pasalnya, PT Jasa Marga, per 8 September 2017 telah mengubah tarif tol ruas Jagorawi dengan formulasi satu tarif atau tarif flat,” kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi dalam siaran tertulis kepada citraindonesia.com, di Jakarta, Jumat (8/9/2017).

Terkait hal itu, terdapat 3 aspek yang harus disorot dengan formulasi tersebut, yakni:

1. Formulasi tarif tersebut harus diaudit dan transparan, jangan sampai perubahan tarif tersebut dijadikan kedok untuk menaikkan tarif terselubung. Jika pendapatan PT Jasa Marga pada ruas Jagorawi mengalami kenaikan, berarti ada kenaikan tarif terselubung. Dan hal ini bisa dikategorikan melanggar regulasi;

2. Formulasi tarif Jagorawi terlihat tidak adil, karena cenderung memberatkan pengguna jalan tol untuk gate yang pendek seperti gate TMII, Cibubur, dan Sentul. Dan terlalu ringan/murah untuk pengguna tol gate Bogor karena hanya Rp 6.500;

3. Formulasi tarif terjauh yang sangat murah tersebut (Rp. 6.500), merupakan formulasi tarif yang kontra produktif bagi pengguna Commuter Line. Sangat mungkin pengguna KRL akan bermigrasi ke pengguna tol/pengguna mobil karena tarif tolnya lebih murah dari pada tarif KRL-nya.

“Jika ini terjadi maka Jakarta akan makin macet. Bahkan, formulasi tarif tol Jagorawi akan mengakibatkan LRT Cibinong-Jakarta mati suri, karena tidak laku. Akibatnya LRT yang dibangun dengan tujuan untuk mengatasi kemacetan di Jakarta tidak akan efektif karena tidak laku,” jelasnya. (pemi)

Komentar

Komentar