Home EKUIN P3DN Wujudkan Konvensi Kopi, Teh, dan Cokelat Indonesia Terbaik di Dunia

Wujudkan Konvensi Kopi, Teh, dan Cokelat Indonesia Terbaik di Dunia

220
Konvensi Kopi, Teh, dan Cokelat Indonesia 2017(KKTC 2017) digelar di Main Purpose Hall La Piazza Kelapa Gading, Jakarta Utara.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Konvensi Kopi, Teh, dan Cokelat Indonesia 2017(KKTC 2017) digelar di Main Purpose Hall La Piazza Kelapa Gading, Jakarta Utara, dengan tujuan untuk mewujudkan Indonesia sebagai penghasil Kopi, Teh dan Kakao terbaik di dunia serta mewujudkan Indonesia sebagai destinasi wisata agro dunia.

Ketua Pelaksana KKTC 2017, Kuntari Sapta Nirwandar mengatakan bahwa, komoditas kopi, teh, dan kakao merupakan produk unggulan Indonesia. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam upaya meningkatkan mutu dan penjualan ketiga komoditas tersebut.

“Konvensi ini berlangsung selama empat hari mulai 18 sampai 21 Mei 2017 di Main Purpose Hall La Piazza Kelapa Gading, Jakarta Utara,” kata Kuntari Sapta Nirwandar, dalam siaran tertulis kepada citraindonesia.com, di Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Ia melanjutkan konvensi ini merupakan ajang yang mempertemukan petani, pengusaha, asosiasi dan pemerintah terkait pengembangan ketiga komoditas tersebut.

Kegiatan KKTC 2017 yang diselenggarakan oleh PT Kayoemi Brothers ini menggandeng berbagai pihak diantaranya bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata, Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan UKM dan Kementerian Perdagangan serta berbagai asosiasi seperti Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI), Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (AKSI), Coffee Lovers Indonesia (CLI), Dewan Teh Indonesia, Asosiasi Teh Indonesia (DTI), dan Dewan Kakao Indonesia.

“Kita sepakat untuk meningkatkan produk kopi teh dan cokelat yang ada di Indonesia agar tidak kalah dengan produk luar,” demikian Kuntari Sapta Nirwandar menambahkan.
Di samping itu, dengan adanya konvensi tersebut diharapkan akan ada wadah untuk menjalin jejaring yang luas antara petani, pelaku bisnis, konsumen, dan investor kopi teh dan cokelat sehingga produktivitas meningkat.

Sementara itu, Deputi Bidang Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty mengatakan kopi teh dan cokelat bias menjadi daya tarik wisata tersendiri yang membuat wisatawan berkunjung ke Indonesia.

“Apalagi setiap daerah di Indonesia memiliki produk kopi teh atau cokelat khasnya masing-masing,” kata Esthy Reko Astuty.

Melalui konvensi itu kemudian juga diharapkan tercipta etalase menjanjikan bagi pengusaha local dan investor asing.

Konvensi juga berupaya membuka mata masyarakat yang berkunjung untuk mengetahui dan memanfaatkan peluang dalam industri tiga komoditas tersebut mulai dari perkebunan, pengolahan, industri hilir, serta perdagangan global.

Di samping dukungan dari berbagai kementerian dan asosiasi terkait, kegiatan KKTC 2017 ini juga diikuti dari berbagai kalangan termasuk diantaranya Pemerintah Kabupaten Oku Selatan, Pemerintah Kabupaten Lahat, PTPN VIII, serta berbagai produsen dan UKM di bidang usaha kopi, teh, serta cokelat, dan juga tidak ketinggalan Filosofi Kopi turut serta mendukung kegiatan.

Acara yang digelar serangkai dengan konvensi yakni seminar dan talkshow dengan tema “Perkembangan Komoditi Kopi, Teh dan Kakao serta Pengembangan Wisata Agro Indonesia”.

Pengunjung juga dapat menyaksikan berbagai macam kegiatan diantaranya Roasting Class Workshop, Lomba Kreasi Cokelat untuk SMK se-Jakarta yang disponsori oleh perusahaan cokelat Tulip, serta Workshop Teh Nusantara.

Pengunjung juga dapat menikmati icip-icip kopi, teh, dan cokelat yang disajikan selama pameran berlangsung. Selain itu pengunjung pameran juga berkesempatan mengikuti undian berhadiah tiket pesawat Citilink. (pemi)

Komentar

Komentar