Home Breaking News WHO- FAO dan BPOM Bahas Makanan dan Minuman

WHO- FAO dan BPOM Bahas Makanan dan Minuman

440
Workshop FAO- WHO dan BPOM tentang peningkatan kompetensi bidang kesehatan makanan dan minuman. (Photo Ningsih).

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- WHO, FAO, BPOM dan Kemenkes workshop membahas peningkatan kompetensi petugas bidang kesehatan produk makanan dan minuman (mamin).

“Workshop ini untuk meningkatkan kompetensi pihak-pihak berwenang dalam kemanan makanan untuk melakukan penilaian terhadap sistem pengawasan mereka,” ungkap Mark Smulders Perwakilan FAO di Indonesia dalam workshop di Hotel Park Lane, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2017).

Memang, banyak sudah korban berjatuhan di tanah air bahkan luar negeri. Korban keracunan hingga tewas akibat mengkonsumsi makanan- minuman tidak sehat, termasuk yang mengandung kimia beracun. Jadi mereka yang betugas sebagai penilai produksi mamin akhir, adalah ujung tombak keselamatan manusia.

Mark menjelaskan bahwa FAO dan WHO telah mengembangkan sebuah pedoman bernilai baru yang komperhensif untuk sistem pengawasan makanan sekaligus panduan tentang penerapannya di negara-negara anggotanya.

“Akses terhadap makanan yang aman adalah kebutuhan dasar manusia dan penting untuk mencapai ketahanan pangan dan gizi,” jelas Mark.

Ketahanan pangan tercapai apabila seluruh rakyat senantiasa memiliki akses secara fisik, sosial dan ekonomi terhadap makanan.

Sebaliknya, menyebabkan kekurangan gizi karena hilangnya zat gizi dari tubuh dan berkurangnya kemampuan tubuh menyerap makanan. Terutama bayi dan anak-anak rentan terhadap penyakit-penyakit karena makanan.

“Mengimbau kepada masyarakat mengkonsumsi makanan yang aman dan kebersihannya untuk menghindari terjangkit penyakit atau keracunan makanan,” tegasnya.

Sistem pengawasan yang kuat kata dia, memainkan peran penting dalam memastikan makanan aman, melindungi konsumen, memfasilitasi perdagangan menuju pembangunan manusia dan perkembamgan ekonomi, sejalan dengan tujuan pembangunan yang berkelanjutan. (Ning).

Komentar

Komentar