Home Breaking News ‘WAW’ Cabai Carvi 30 Ton/ Hektare Panen Tiap 95 hari

‘WAW’ Cabai Carvi 30 Ton/ Hektare Panen Tiap 95 hari

1121
Cabai kriting unggul.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- ‘Yuk sobat- sobit petani Indonesia. Kita coba tanam Cabai Merah Carvi. Hasil panennya antara 28 sampai 30 ton per hektare, panen setiap 95 hari. Ini benar- benar ‘waw banget’.

Bahwa BB Biogen dan Balitsa, Badan Penelitian Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian bekejasama dengan Institute Pertanian Bogor (IPB) mengembangkan inovasi Cabai Merah Carvi Agrihorti yang diklaim tahan terhadap serangan Virus.

Cabai Merah Carvi Agrihorti ini adalah calon varietas yang telah direkomendasikan sebagai varietas unggul baru. Adaptif di dataran tinggi.

Keunggulan provitasnya mencapai 22 ton per hektar. Tahan virus belang cabai (ChiVMV). Bahkan bila seluruh komponen inovasi berjalan sesuai harapan hasilnya berpotensi tembus 28-30 ton per hektar. Tinggi tanaman 60-78 cm dan kadar Capsaicin 2,6 mg/g.

Bahwa kita sebagai petani harus mencari infonya sedetil- detilnya. Yang jelas Tanaman Cabai Carvi Agrihorti teranyar ini segera dilepas oleh Kementerian Pertanian RI kepada masyarakat luas, sebagai varietas unggulan yang terbaru.

Inovasi Cabai Carvi Agrihorti Provitas dan kandungan Capsaisin Tinggi serta Tahan Virus Belang. Secara umum tingkat produktifitas cabai merah besar dunia belum maksimal.

Dengan demikian negara-negara produsen cabai merah terbesar di dunia juga belum mencapai tingkat produktifitas yang optimal.

Indonesia menempati posisi ke-90 dunia dengan tingkat produktifitas sebesar 6,39 ton perhektar.

Hal ini sekaligus menyatakan Indonesia masih memerlukan berbagai inovasi di bidang teknologi pertanian untuk meningkatkan produktifitas cabai.

Upaya pemerintah mengatasi gejolak harga cabai dengan melakukan peningkatan luas tanam cabai pada musim hujan, pengaturan luas tanam dan produksi cabai pada musim kemarau stabilisasi harga cabai dan pengembangan kelembagaan kemitraan yang andal dan berkelanjutan.

Luas panen cabai untuk periode 2011 sampai 2015 cenderung meningkat dengan rata-rata pertumbuhan 5,5 persen.

Selama periode tersebut pertumbuhan luas panen cabai di Jawa sebesar 6,87 persen sedangkan diluar Jawa sebesar 4,07 (Pusdatin 2016).

Pada akhir tahun 2016, luas pertanaman cabai besar mencapai 123.404 ha dengan produksi 1.045.587 ton dan produktifltas 8,47 ton per hektar (BPS, 2016).

Produktiiitas cabai tersebut masih sangat rendah jika dibandingkan dengan potensi hasilnya yang dapat mencapai 22 ton per hektar. (Ning)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar