Home Breaking News Wakil Rakyat Bengkulu Tolak Raperda Rokok dan HIV/AIDS

Wakil Rakyat Bengkulu Tolak Raperda Rokok dan HIV/AIDS

197
ilustrasi industri rokok, (Foto: istimewa)

BENGKULU, CITRAINDONESIA.COM- Wakil rakyat atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu menolak 2 rancangan peraturan daerah (Raperda) yakni Raperda Kawasan Tanpa Rokok dan Raperda Penanggulangan Penyakit HIV/AIDS.

“Dari hasil konsultasi ke Kemendagri dan Kemenkes, raperda kawasan tanpa rokok dan penanggulangan penyakit HIV/AIDS adalah kewenangan dari pemerintah Kabupaten/Kota selaku pemegang kebijakan di suatu wilayah,” kata juru bicara fraksi Raharjo Sudiro, Rabu (19/4/2017).

Tetapi, lanjutnya, Pemprov Bengkulu bisa membentuk perda ataupun pergub yang isinya mengatur secara umum terkait kedua regulasi ini. Hal ini dimaksudkan sebagai himbauan kepada seluruh pemda untuk menerapkan aturan tersebut di wilayah masing-masing kabupaten/kota.

Wakil Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyambut baik keputusan legislatif. Namun, ia tidak lantas langsung menerima masukan tersebut.

“Pemerintah akan berkonsultasi dulu terhadap beberapa instansi terkait penerapannya dan terima kasih atas masukan dari pihak DPRD Provinsi,” kata dia.

Seperti diketahui, Pemprov Bengkulu mengajukan 2 Raperda terkait masalah kawasan bebas rokok dan penganggulangan HIV/AIDS.

Beberapa hal diatur dalam kedua beleid ini. Misalnya denda bagi para perokok di tempat umum sebesar Rp 50 juta hingga pidana. Selain itu, penjualan alat kontrasepsi juga rencananya diatur dalam regulasi penanggulangan HIV/AIDS.

Dengan ditolaknya kedua raperda ini maka pembahasan keduanya dihentikan. (ica)

Komentar

Komentar