Home Breaking News Volume Ekspor Mobil “Macet” Hanya 113.269 Unit

Volume Ekspor Mobil “Macet” Hanya 113.269 Unit

190
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi meninjau display mesin mobil terbaru Isuzu pada pameran The 25th GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, 11 Agustus 2017.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Volume ekspor mobil Indonesia sangat “macet” kecil alias tidak sebanding dengan total penjualan di dalam negeri.

“Kami berharap potensi ekspor mobil semakin meningkat, salah satunya melalui harmonisasi tarif pajak untuk segmen sedan. Pasalnya, di pasar internasional, permintaan sedan lebih banyak daripada MPV dan SUV,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada pembukaan The 12th GAIKINDO International Conference (GIAC/GIIAS) 2017 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Jumat (11/8/2017).

Total ekspor mobil tahun ini hingga Juni 2017 hanya 113.269 unit atau naik 20,5 persen. Sektor ini juga meningkatkan kapasitas produksi menjadi 2,2 juta unit per tahun.

Penjualan mobil dalam negeri sesuai data Gaikindo, periode yang 533.537 unit atau naik 0,3 persen, dan diproyeksikan pada 2017 penjualan mobil bisa mencapai 1,1 juta unit. Peningkatan ini akan semakin menggila macetnya di tanah air.

Menperin itu, diharapkan dapat mengejar volume dan nilai ekspor mobil yang dicapai oleh negara tetangga selaku kompetitor utama, yakni Thailand.

“Oleh karenanya, pemerintah memacu industri otomotif nasional agar mampu ekspor mobil sebesar 200 ribu unit pada tahun ini,” ujarnya.

Menurut Menperin, upaya pengembangan industri otomotif nasional agar mampu berdaya saing di tingkat global, regulasi ini tidak akan lagi membedakan kategori jenis mobil.

Sebelumnya terbagi pada jenis mobil dua kotak (two-box car) seperti pikap, mobil serbaguna (MPV), dan mobil sport serbaguna (SUV), serta mobil tiga kotak (three-box car) yaitu sedan.

Kebijakan tersebut mendorong penguatan struktur industri kendaraan di dalam negeri. (linda)

Komentar

Komentar