Home Breaking News Utang RI Capai Rp3.779,98 triliun, Ini Daftar Negara Pemberi Utang Tertinggi

Utang RI Capai Rp3.779,98 triliun, Ini Daftar Negara Pemberi Utang Tertinggi

149
Pegawai Peruri mengemas rupiah yang baru saja dicetak. (Foto: Ist)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Posisi utang pemerintah per Juli 2017 tercatat mencapai Rp3.779,98 triliun. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebanyak Rp73,47 triliun dari bulan sebelumnya yang mencapai sebesar Rp3.706,52 triliun.

Dikutip dari laman resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Selasa 22 Agustus 2017, total utang pemerintah bersumber dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp3.045,0 triliun (80,6%) dan pinjaman sebesar Rp734,98 triliun (19,4%).

Untuk penerbitan SBN terdiri dari penerbitan berdenominasi valuta asing (valas) sebesar Rp838,89 triliun, dan denominasi rupiah senilai Rp2.206,12 triliun. Sementara pinjaman, terdiri dari pinjaman luar negeri senilai Rp729,58 triliun dan pinjaman dalam negeri Rp5,40 triliun.

Pinjaman luar negeri berasal dari pinjaman bilateral senilai Rp313,72 triliun, multilateral Rp371,21 triliun, pinjaman komersial Rp43,70 triliun, dan suppliers Rp950 miliar. Jika dibedah, 10 negara pemasok utang bilateral Indonesia yang mencapai Rp313,72 triliun per Juli 2017 yakni di antaranya:

1. Jepang Rp194,82 triliun.
2. Prancis Rp27,38 triliun.
3. Jerman Rp25,05 triliun.
4. Korea Selatan Rp19,25 triliun.
5. Tiongkok Rp200 miliar.
6. Amerika Serikat Rp8,16 triliun.
7. Australia Rp7,19 triliun.
8. Spanyol Rp3,39 triliun.
9. Rusia Rp3,30 triliun.
10. Inggris Rp1,96 triliun.
11. Negara lainnya Rp23,21 triliun.

Sedangkan pinjaman multilateral senilai Rp371,21 triliun oleh Pemerintah Indonesia berasal dari tujuh lembaga keuangan dunia, yakni:

1. Bank Dunia senilai Rp238,49 triliun.
2. Asian Development Bank (ADB) Rp118,88 triliun.
3. Islamic Development Bank (IDB) Rp10,82 triliun.
4. International Fund for Agricultural Development (IFAD) Rp2,42 triliun.
5. Bank Investasi Eropa (EIB) Rp250 miliar.
6. Nordick Investment Bank (NIB) Rp150 miliar.
7. Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) Rp190 miliar.

Sementara, utang yang berasal dari bank komersial senilai Rp43,70 triliun antara lain berasal dari negara:

1. Amerika Serikat (AS) senilai Rp10,57 triliun.
2. Singapura Rp7,65 triliun.
3. Prancis Rp7,48 triliun.
4. Belanda Rp5,58 triliun.
5. Austria Rp 4,63 triliun.
6. Rusia Rp3,35 triliun.
7. Inggris Rp1,31 triliun.
8. Jepang Rp390 miliar.
9. Taiwan Rp640 miliar.
10. Jerman Rp530 miliar.
11. Negara lainnya Rp1,57 triliun.

Komentar

Komentar