Home Breaking News Usut Upah Minum, Ratusan Buruh Gelar Unjuk Rasa

Usut Upah Minum, Ratusan Buruh Gelar Unjuk Rasa

183
Ratusan buruh demo di depan Kantor Pemkot Cilegon. (Foto: Liputanbanten)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Ratusan buruh dari gabungan serikat pekerja di Kota Cilegon menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemkot Cilegon, Selasa (4/4/2017).

Mereka menuntut agar pemerintah mengusut Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) yang telah diterapkan oleh Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) dijalankan oleh setiap perusahaan di Kota Cilegon.

“Keputusan tentang UMSK yang sejak 2015 belum dibayarkan, kami mendesak agar pemerintah memberikan sanksi yang tegas terhadap perusahaan,” kata Ketua PK F Lomenik dari unit PT. KHI, Daman Huri, seperti dikutip dari liputanbanten.co.id, Selasa (4/4/2017).

Sementara itu, Komarudin, Ketua PK Swadek dari unit PT. Vopak mengungkapkan, selain tentang UMSK buruh juga menuntut tentang UUD 21 tahun 2013 tentang kebebasan berserikat dan UUD 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Ia mengaku perusahaan-perusahaan di Kota Cilegon saat ini telah mengintervensi agar mereka tidak bergabung di sebuah serikat pekerja.

“Kita minta agar PPNS dan pihak kepolisian menindak pelanggaran UUD 21 tahun 2013. Karena sanksi hukumnya jelas 20 persen pidana dan 80 perdata. Pemerintah jangan tutup mata. Kita menolak keras tentang adanya intervensi union basting. Ini merupakan pemberedelan serikat,” katanya.

Seperti diketahui, ada tujuh federasi serikat pekerja yang bergabung di dalam aksi ini. Hingga saat ini sejumlah perwakilan dari ketujuh federasi serikat pekerja itu tengah menunggu di ruang rapat walikota Cilegon untuk mediasi. (*)

Komentar

Komentar