Home Breaking News Upaya Pengembangan Bisnis Peternakan Unggas

Upaya Pengembangan Bisnis Peternakan Unggas

435
Road Show Pengembangan Peternakan Unggas Lokal di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Rabu (15/03/2017).

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Kementerian Pertanian (Kementan RI) pasti mendukung pengembangan peternakan unggas lokal.

“Mendukung peternakan unggas yang berdaya saing dalam menghadapi pasar bebas Asean,” ujar  Ketua Himpuli (Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia), Ade M Zulkarnain dalam acara Road Show Pengembangan Peternakan Unggas Lokal di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, 15/03/2017

Ayam asli Indonesia, lanjut Ade, punya daya saing di pasar global. Tapi kelemahannya, masih belum melengkapi dengan berbagai sertifikasi yang menjadi kewajiban.

“Di pasar global sertifikasi peternakan sangat berharga sebagai bentuk legalitas produk,” tegas Ade.

Pembibit ayam asli Indonesia, Naryanto dari PT Sumber Unggas Indonesia memaparkan manfaat sertifikasi untuk meluaskan jaringan pasarnya. Perusahaan ini telah mengantungi Surat Keterangan Layak Bibit (SKLB), lisensi sumber bibit dari Balai Penelitian Ternak (Balitnak) Kementan serta dalam proses audit sertifikasi Kompartemen bebas AI.

Sumber Unggas Indonesia juga telah menjalankan konservasi dalam rangka penyelamatan sumber daya genetik ayam asli Indonesia. Sedikitnya perusahaan itu melestarikan enam jenis ayam, yaitu Pelung, Sentul, KUB, Kedu, Cemani, Gaok dan Black Sumatera.

“Setelah itu berbagai jenis ayam tersebu akan dijadikan sumber bibit ayam asli yang unggul,” Pungkas Naryanto.

Sementara itu,  Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Afnan Malay, “Para peternak unggas lokal harus melengkapi aspek legalitas serta memahami dan menjalankan ketentuan dan kebijakan yang ada,” ujarnya. (friz)

Komentar

Komentar