Home Breaking News Udara Pekanbaru Berstatus Tak Sehat

Udara Pekanbaru Berstatus Tak Sehat

178

PEKANBARU, CITRAINDONESIA.COM- Kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau membuat indeks standar pencemaran udara (ISPU) di Kota Pekanbaru merosot menjadi dalam status ‘tidak sehat’.

“Kebakaran itu menimbulkan kabut asap tebal yang membuat jarak panjang di Pekanbaru hanya 2 km dan berstatus ‘smoke‘,” jelas Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Sugarin, Senin (27/07/2015).

Tadi pagi Dinas Kesehatan Riau membagikan 3.000 masker kepada masyarakat yang berlalu lalang di jalanan dan tempat-tempat umum, dan mengimbau agar mereka tidak beraktivitas di luar rumah.

Namun demikian, aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Syarief Kasim II, Pekanbaru, terpantau masih lancar.

Selain Pekanbaru, beberapa wilayah di Riau juga diselimuti pekatnya kabut asap, seperti di Dumai yang juga ditetapkan berstatus smoke karena jarak pandang mencapai 3 km, dan Palalawan yang diberi status haze karena jarak pandang masih mencapai 4 km.

Namun di Rengat, jarak pandang hanya mencapai 500 meter, sehingga suasana siang di daerah itu terlihat seperti telah menjelang senja.

Sejumlah ISPU yang terpasang di beberapa titik strategis terlihat menunjukkan status ‘tidak sehat’ dan ‘sedang’.

Sugarin menjelaskan, saat ini masih ada 48 titik panas yang terpantau di seluruh Sumatra dengan rincian di Jambi ada 7 titik panas, Sumatra Selatan 14 titik panas, Bangka Belitung 2 titik, dan Riau 25 titik panas.

Hingga kini kebakaran hutan dan lahan di sejumlah kabupaten di Riau masih dapat proses upaya pemadaman melalui darat dan udara, namun udara yang kering dan hembusan angin mempersulit upaya ini.

Dari 25 titik panas di Riau, tiga di antaranya berada di Kabupaten Bengkalis, dua di Dumai, satu di Pelalawan, 12 di Indragiri Hilir dan tujuh di Indragiri Hulu.

Dari 25 titik panas tersebut, 20 di antaranya merupakan titik api yang menjadi pertanda kalau di situlah kebakaran hutan dan lahan terjadi, yaitu di Kabupaten Bengkalis (tiga titik api), Dumai (satu titik api), Indragiri Hilir (11 titik api), dan Indragiri Hulu (lima titik api). (bud)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar