Home Breaking News Trump Perpanjang Sanksi Kepada Iran Terkait Nuklir

Trump Perpanjang Sanksi Kepada Iran Terkait Nuklir

60
Presiden Iran, Hassan Rouhani.

AS, CITRAINDONESIA.COM- Presiden AS Donald Trump memastikan perpanjang sanksi untuk Iran selama 120 hari ke depan dan Eropa – AS dapat memperbaiki bahaya nuklir tersebut.

Gedung Putih ingin para penandatangan Uni Eropa menyetujui pembatasan permanen pengayaan uranium Iran. Berdasarkan kesepakatan saat ini, mereka akan berakhir pada 2025.

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa ini adalah ‘upaya putus asa’ untuk melemahkan kesepakatan ‘solid’.

Jerman mengatakan akan terus menyerukan implementasi penuh dan akan berkonsultasi mengenai ‘jalan yang umum ke depan’ dengan Inggris dan Prancis.

Trump juga menginginkan program rudal balistik Iran ditangani. ‘Ini adalah kesempatan terakhir’, kata Presiden AS dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (12/1/2018).

‘Dengan tidak adanya kesepakatan semacam itu, Amerika Serikat tidak akan lagi mengesampingkan sanksi agar tetap berada dalam kesepakatan nuklir Iran. Dan jika sewaktu-waktu saya menilai bahwa kesepakatan semacam itu tidak dapat dicapai, saya akan segera menarik diri dari kesepakatan’, tegas Trump.

Sanksi individu :

Saat yang sama AS memberlakukan sanksi terpisah terhadap 14 individu dan entitas Iran yang diduga melanggarhak, penyensoran dan dukungan untuk proliferator senjata.

AS masih memegang sanksi terhadap Iran – terlepas dari kesepakatan nuklir – mengenai hal-hal seperti terorisme, hak asasi manusia dan pengembangan rudal balistik. (oca)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar