Video Rubuhnya Selasar Bursa Efek Indonesia




Mabes Polri Pastikan Bursa Efek Tidak Dibom!

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- ‘Rekan – rekan sekalin, dipastikan bukan bahan peledak atau bom’, ujar ujar Komjen Wasisto, Humas Mabes Polri kepada wartawan di Bursa Efek Indonesia, pasca rubuhnya selasar gedung pasar saham, melukai puluhan korban, Senin  (15/1/2018).

‘Sekarang sedang diperiksa. Ini kawan- kawan menjauh, ini police line, harus clean’, tambahnya.

Polisi tengah menyelidiki rubuhnya selasar Balkon Tower II Bursa Efek Indonesia (BEI) di kawasan SCBD Sudirman itu.

Puluhan pengunjung dan karyawan korban yang terluka dan sudah dirawat di sejumlah rumah sakit.

Triana Tambunan, Humas RS Siloam menyatakan : ‘Sudah 35 pasien yang dirawat. Yang patah tulang ada 1 dan yang iduga patah tuang ada 3’, ujarnya. (adams)

 




RS Siloam Rawat 35 Korban Rubuh Bursa Efek Indonesia

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Polisi tengah menyelidiki rubuhnya selasar Balkon Tower II Bursa Efek Indonesia (BEI) di kawasan SCBD Sudirman, Jakarta Selatan,

‘Pokonya kawan- kawan mundur dulu sampai clean. Petugas sedang memeriksa’, ujar Komjen Wasisto, Humas Mabes Polri di TKP kepada wartawan, Senin  (15/1/2018).

Peristiwa itu sekitar pukul 12.10 WIB, tepat disaat lokasi kejadian ramai dengan aktivitas.

Belum diketahui apakah ada korban jiwa terkait musibah tersebut. Polisi sebelumnya menerjumlah Anjing Placak untuk membantu penyelidikan.

Puluhan pengunjung dan karyawan korban yang terluka dan sudah dirawat di sejumlah rumah sakit.

Triana Tambunan, Humas RS Siloam menyatakan : ‘Sudah 35 pasien yang dirawat. Yang patah tulang ada 1 dan yang iduga patah tuang ada 3’, ujarnya. (adams)




Anjing Pelacak Diterjunkan ke Bursa Efek Indonesia

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Petugas Kepolisian RI menerjunkan sejumlah Anjing pelacak menelusuri penyebab ambruknya lantai dua gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/1/2018).

‘Anjing Pelacak dah pada dateng. Melacak penyebabnyua (ambruk)’, ujar sejumlah orang yang berkerumun melihat kejadian dari sekitar kantor di belakan Polda Metro Jaya tersebut.

Perkembangan terakhir, yang gedung rubuh di lantai dua, adalah sarana penghubung tower satu dan dua. Namun belum jelas apakah ada korban meninggal atau tidak karena kepolisian masih bertugas menyelatkan korban dan membawa ke rumah sakit terdekat.

Sejumlah orang terluka ambruknya lantai dua Bursa Efek Indonesia

Sebelumnya dikabarkan lantai dua gedung perdagangan saham tersebut ambruk dan melukai sejumlah orang.

‘Korban- korban masih terbaring di lantai 1 untuk dibawa ke rumah sakit’, ujar sejumlah pihak.

‘Banyak tadi yang berhamburan menyelamatkan diri’, ujar yang lainnya. Tampak petugas kepolisian sudah di TKP. (adams)




Bursa Efek Indonesia Lantai Dua Ambuk

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- ‘Gawat’. Lantai 2 dan menimpa lantai 1 gedung Bursa Efek Indonesia ambruk siang ini, Senin (15/1/2018).

‘Korban- korban masih terbaring di lantai 1 untuk dibawa ke rumah sakit’, ujar sejumlah pihak.

‘Banyak tadi yang berhamburan menyelamatkan diri’, ujar lainnya. Tampak petugas kepolisian sudah di TKP.

Menghebohkan karena suaranya sangat keras. Untungnya para pekerja dan perdagangan saham sedang ditutup sesi pertama siang ini.

Petugas masih mencari penyebab ambruknya bagian dari gedung tersebut. (adams)




Tim Cyber Awasi Kampanye Hitam Medos dan Hoax Pilkada 2018

DEMAK, CITRAINDONESIA.COM- Ciptakan suasana kondusif Pilkada Jateng 2018, Polres Demak (Jawa Tengah) terjunkan pasukan tim cyber anti kampanye hitam bekerja 24 jam memantau medso paslon, timses hindari kampanye hitam dunia maya hingga hoax.

‘Mari bersama-sama menjaga kondusifitas dan situasi kamtibmas, pada masa kampanye. Tim cyber kami bentuk memonitor kampanye di media sosial’, tegas Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo, kemarin.

Petugasnya awasi dunia maya siang dan malam, memantau media sosial milik tim sukses pasangan calon kepala daerah.

50 anggota tim cyber sudah mendapat pelatihan tentang Undang-Undang ITE dari tim Direktorat Tindak Pidana Cyber Bareskrim Polri.

‘Tim cyber inilah terus berpatroli di dunia maya untuk antisipasi adanya kampanye hitam maupun hate speech’, jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Demak AKP Tri Agung juga menegaskan mengawasi aktivitas medsos yang bukan hanya milik pasangan calon dan timses tapi juga milik akun pribadi yang menyebarkan kampanye hitam maupun berita hoaks. (ling)




Polres Garut Amankan 5.5 Ton Beras Miskin

GARUT, CITRAINDONESIA.COM- Seteleh ditangkap beras oplosan di Kalsel pekan lau, kini Polres Garut (Jabar) berhasil  mengungkap dugaan penyelewengan distribusi Beras Sejahtera (Rastra). sebanyak 5.500 Kg.

‘Untuk tersangkanya sedang kami periksa’, kata AKBP Budi Satria Wiguna, Sabtu (13/1/2018).

Penyelewengan berawal dari laporan masyarakat tentang pendistribusian beras tidak sampai ke masyarakat penerima Program Rastra di Kecamatan Cisompet.

Beras warga miskin yang dikeluarkan Perum Bulog Garut itu, lanjut Budi, justru dibawa ke gudang beras yang ada di Kecamatan Kadungora.

‘Distribusi yang harusnya ke masyarakat Cisompet malah belok ke gudang di Kadungora’, jelasnya seraya menyatakan mengamankan kendaraan truk pengangkutnya beras itu.

Pihaknya juga memeriksa sejumlah saksi seperti sopir, juga pemilik gudang penyimpanan beras. Bahkan, memeriksa pihak Bulog Garut terkait pendistribusian beras Program Rastra tersebut.

‘Tersangka dan semua yang terlibat akan diperiksa, masih kita dalami’, katanya.

Dalam kasus itu, polisi menjerat pelakunya UU Tipikor dengan ancaman kurungan 4 tahun penjara. (ntmc/ling)




Kadishub Tambah Jadi 98 atas Larangan Sepeda Motor

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Petugas semakin repot pasca dicabut larangan sepeda motor masuk  Jl Thamrin-Merdeka Barat.

‘Sebelumnya 44 petugas. Hari ini ditambah 54. Jadi totalnya 98′, ujar Kadishub Jakarta  Andri Yansyah, Jumat (12/1/2018).

Petugas sudah menjaga di kawasan Jl Thamrin-Merdeka Barat serta sepanjang Jl Thamrin juga dibuat lajur khusus kendaraan roda dua. Makanya supaya menghindari kemacetan maka ditambah 98 orang tersebut.

Kadishub menambahan personel untuk mengantisipasi peningkatan jumlah kendaraan yang melintas dampak dari putusan Mahkamah Agung (MA) membatalkan Peraturan Gubernur DKI Nomor 195 Tahun 2014 tentang pembatasan lalu lintas sepeda motor di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. (adams)




Dua Opsi Terkait Larangan Sepeda Motor

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- DPRD DKI Jakarta menawarkan dua opsi atas larangan sepeda motor masuk area di Jalan MH Thamrin-Medan Merdeka Barat.

  1. Membuat jalur khusus
  2. Terapkan ganjil-genap kendaraan roda dua di sepanjang Jalan MH Thamrin-Medan Merdeka Barat.

‘Kami dari Komisi B memberikan dua opsi tersebut sebagai tindak lanjut setelah dicabutnya Pergub Nomor 141 tahun 2015,” ujarnya, Jumat (11/1/2018).

Menurutnya, kedua opsi tersebut cukup relevan diterapkan mengingat kondisi luas jalan di jalur protokol tersebut sangat terbatas.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta lainnya, Prabowo Soenirman mengaku mendukung pengendara roda dua dibolehkan kembali melintas di Jalan MH Thamrin-Medan Merdeka Barat.

‘Jadi memang keadilan bagi seluruh warga perlu diterapkan. Karena mereka juga telah dibebani pajak yang sama’, ujarnya. (bjc)

 




Perakit Senjata Api Ditangkap

SULBAR, CITRAINDONESIA.COM- Polres Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat berhasil menangkap seorang perakit senjata menyerupai senjata api rakitan dengan bahan dasar pipa dan rangkaian kabel.

Kapolres Polewali Mandar Ajun Komisaris Besar Polisi Muhammad Rifai dihubungi dari Mamuju, Rabu, membenarkan penangkapan seorang perakit senjata menyerupai senjata api rakitan bernama Guntur.

‘Pelaku yang merupakan perakit dan memperdagangkan benda yang menyerupai senjata dengan bahan dasar pipa dan rangkaian kabel itu ditangkap personel Polsek Binuang di Dusun Lemo Baru, Desa Kuajang’, kata Muhammad Rifai.

Dari penangkapan itu, kata Muhammad Rifai, polisi juga menyita barang bukti satu pucuk benda yang sudah dirakit menyerupai senjata, satu pucuk senapan angin, potongan besi, baut, sasaran tembak, peralatan pembuat senjata seperti solder, obeng dan gergaji, rangkaian kabel, pemantik korek gas dan botol serta kaleng bekas, cairan spiritus, besi dan tabung shockbraker motor, kelereng, lakban, isolasi, karet serta ban bekas.

‘Pengungkapan itu berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan bahwa seorang pria perantau dari Malaysia telah menjual benda menyerupai senjata api rakitan. Dari informasi itulah tim Polsek Binuang melakukan penyelidikan kemudian menangkap pria bernama Guntur’, ucap Muhammad Rifai.

Dari hasil pemeriksaan lanjut Kapolres, pelaku yang mengaku berasal dari Jawa Tengah itu dan memiliki nama asli Ratiman, kemudian mengganti nama menjadi Guntur ketika pergi ke Malaysia dan saat menikah mengganti nama lagi menjadi Rahman.

Pelaku, lanjut Muhammd Rifai, mempelajari merakit benda yang menyerupai senjata tersebut melalui youtube kemudian mempraktikkannya menggunakan bahan baku pipa, rangkaian kabel dan cairan spiritus atau sejenisnya.

Benda tersebut dijual dengan harga bervariasi, mulai Rp150 ribu per pucuk, tergantung ukuran pipa yang digunakan.

‘Pelaku mengaku benda menyerupai senjata api rakitan itu hanya untuk mengusir hama seperti burung di sawah. Benda tersebut menggunakan kelereng sebagai amunisi dan ditembakkan ke atas. Tetapi, memang suaranya sangat keras sehingga membuat warga kaget. Dari pengakuan pelaku, sudah merakit enam benda seperti itu dan lima sudah terjual. Barang bukti termasuk yang sudah dijual sudah disita dan saat ini diamankan di Polsek Binuang’, terang Muhammad Rifai.

Polisi masih terus mendalami penangkapan pelaku pembuat benda menyerupai senjata api rakitan tersebut, termasuk kemungkinan pelaku terkait jaringan tertentu.

‘Masih terus didalami, apalagi pelaku yang tiga kali berganti nama dan pernah merantau di Malaysia tersebut terkait jaringan teroris. Tapi, sejauh ini belum ada indikasdi ke arah sana, namun masih terus kami lakukan penyidikan’, kata Muhammad Rifai. (ntmc/ling)