Warga Usul Abang Becak Direkrut OKE OCE Untuk Lokasi Wisata Saja!

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Para tukang Becak mengaku senang bila diizinkan lagi beroperasi di lingkungan pemukiman warga DKI Jakarta.

‘Seneng lah. Kan kita di sini main kucing- kucingan sama petugas. Yah beginilah cari hidup di ibu kota’, ujar Suyatman tukang Becak, mengaku asal Tasikmalaya yang sehari- hari di daerah Semper, Jakarta Utara, Selasa (16/1/2018).

Senada dikatakan Dedi : Alhamdulillah kalau dikasih lagi waktu cari napkah. Emang sih capek. Tapi mau kerja apa? Ini yang penting bisa ngebul. Istri saya kan cuma pembantu. Kalau dikasih izin Becak ya lumayan Rp40-50.000 per hari kalau pas lagi ada rezekinya’, katanya.

Artinya aktivitas para Abang Becak itu hanya sekedar untuk mengisi perut melanjtukan hidupnya bersama keluarganya.

Seperti diketahui bahwa Gubernur Anies Baswedan berencana hidupkan lagi angkutan Becak, namun terbatas di lingkungan perumahan warga.

‘Kalau tidak ada kebutuhan, artinya kenapa Becak ada di Jakarta Utara,  karena ada kebutuhan, ada di kampung, tapi bukan di jalan protokol. Dan hanya di dalam lingkungan’, katanya mengingatkan juga.

Intinya manurut Anies, operasional Becak jangan sampai ke jalan- jalan protokol yang berpotensi membuat kesemrawutan lagi.

Sementara itu, Lily Dewina, seorang entrepreneur muda berharap para Abang Becak itu sebaiknya diberdayakan oleh Pemda DKI Jakarta, misal melalui OKE OCE.

‘Sejatinya OKE OCE menempatkan para Abang Becak di kawasan pariwisata saja, seperti di Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Ragunan dan lainnya. Tapi Becaknya harus unik seperti yang ada di China atau Thailand dan negara- negara lainnya. Kemudian mereka jadi pegawai kontrak. Itu lebih manusiawi dari pada mereka hanya beroperasi di lingkungan warga. Kalau cuma begini gimana mereke berkembang. Mana jalan pemukiman Jakarta sudah sempit – sesak. Jangan lagi ada Becak di tengah pemukiman yang sekarang jalan- jalan dan gang jadi sarana main anak- anak juga’, ujarnya. (ling)




Ini Daftar 72 Korban Rubuhnya Selasar Bursa Efek

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Ini daftar 72 korban rubuhnya selasar  balkon di lantai mezanin Tower 2 Gedung BEI di kawasan SCBD Bursa Efek Indonesia, Senin (15/1/2018).

‘Sementara 72 orang luka. Mereka dirawat di RSAL Mintoharjo 15 orang, RS Siloam 30 orang, RS Pusat Pertamina 7 orang, dan RS Jakarta 20 orang,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada Kompas.com, Senin (15/1/2018).

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi lokasi kejadian tersebut.

‘Saya mau lihat ke lokasi kejadian’, ujar Anies didampingi jajarannya setibanya di gedung BEI, Jakarta, Senin (15/1/2018).

Berikut nama- nama korban versi Kepala Bagian Operasional Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Nico Setiawan dirawat di RSPP :

  1. Sylvia (36) mengalami chest discomfort atau panic attack
  2. Imanuel (20) mengalami multiple fracture dan head injury
  3. Jonathan (22) rencana segera pulang
  4. Daru (44) mengalami fractire metacarpal
  5. Siti Latifah (22) mengalami head injury
  6. Angga rencana segera pulang
  7. Nova (23) tengah hamil 32 minggu
  8. Korban yang dirawat di RS Jakarta:
  9. Ira
  10. Arian Pradana
  11. Mona
  12. Fitria Angraini
  13. Kilun Henity
  14. Nurhafizah
  15. Nur Dewi Alimah
  16. Suci Wulandari
  17. Kartika Agustina
  18. Evi Triwahyuni
  19. Ayu Rika
  20. Rike damayanti
  21. Pradita ameliya
  22. Rika Rosari
  23. Cindy Napiya
  24. Yunita
  25. Mustika Wulandari
  26. Morel
  27. Mirza
  28. Artha

Dirawat di RS Siloam :

  1. Else
  2. Frediicial Setjoan Dinata
  3. Yudhistira
  4. Yuliana
  5. Nike
  6. Hanyani
  7. Jordan
  8. Febriyanti
  9. Dahlia
  10. Nora
  11. Bela Ayu
  12. Rahayu Sutra
  13. Rizka Herdyana
  14. Ria Maria
  15. Nina Yudisia
  16. Bela Adelia
  17. Nida Priyanti
  18. Suci Maulidia
  19. Wanda Lestari
  20. Bunga Febri
  21. Tiara Sakti
  22. Teti R Sihaan
  23. Regina
  24. Neilrah
  25. Dedrit Sepriata
  26. I Gusti Ngurah
  27. Nina Meidiania
  28. Elise Lilasari
  29. Diana Febrianti
  30. Al Fitah

Dirawat di RSAL Mintoharjo ada 15 korban asal Palembang, yakni :

  1. Kiki
  2. Miranda
  3. Desvahera
  4. Fransisca
  5. Firda
  6. Indah
  7. Siti Nurhalifah
  8. Dita
  9. Melianjani
  10. Sandra
  11. Oktarina
  12. Desi
  13. Deka
  14. Karmeta
  15. Apriani
  16. Gita
  17. Indah

(ling)




Video Rubuhnya Selasar Bursa Efek Indonesia




Mabes Polri Pastikan Bursa Efek Tidak Dibom!

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- ‘Rekan – rekan sekalin, dipastikan bukan bahan peledak atau bom’, ujar ujar Komjen Wasisto, Humas Mabes Polri kepada wartawan di Bursa Efek Indonesia, pasca rubuhnya selasar gedung pasar saham, melukai puluhan korban, Senin  (15/1/2018).

‘Sekarang sedang diperiksa. Ini kawan- kawan menjauh, ini police line, harus clean’, tambahnya.

Polisi tengah menyelidiki rubuhnya selasar Balkon Tower II Bursa Efek Indonesia (BEI) di kawasan SCBD Sudirman itu.

Puluhan pengunjung dan karyawan korban yang terluka dan sudah dirawat di sejumlah rumah sakit.

Triana Tambunan, Humas RS Siloam menyatakan : ‘Sudah 35 pasien yang dirawat. Yang patah tulang ada 1 dan yang iduga patah tuang ada 3’, ujarnya. (adams)

 




RS Siloam Rawat 35 Korban Rubuh Bursa Efek Indonesia

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Polisi tengah menyelidiki rubuhnya selasar Balkon Tower II Bursa Efek Indonesia (BEI) di kawasan SCBD Sudirman, Jakarta Selatan,

‘Pokonya kawan- kawan mundur dulu sampai clean. Petugas sedang memeriksa’, ujar Komjen Wasisto, Humas Mabes Polri di TKP kepada wartawan, Senin  (15/1/2018).

Peristiwa itu sekitar pukul 12.10 WIB, tepat disaat lokasi kejadian ramai dengan aktivitas.

Belum diketahui apakah ada korban jiwa terkait musibah tersebut. Polisi sebelumnya menerjumlah Anjing Placak untuk membantu penyelidikan.

Puluhan pengunjung dan karyawan korban yang terluka dan sudah dirawat di sejumlah rumah sakit.

Triana Tambunan, Humas RS Siloam menyatakan : ‘Sudah 35 pasien yang dirawat. Yang patah tulang ada 1 dan yang iduga patah tuang ada 3’, ujarnya. (adams)




Anjing Pelacak Diterjunkan ke Bursa Efek Indonesia

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Petugas Kepolisian RI menerjunkan sejumlah Anjing pelacak menelusuri penyebab ambruknya lantai dua gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/1/2018).

‘Anjing Pelacak dah pada dateng. Melacak penyebabnyua (ambruk)’, ujar sejumlah orang yang berkerumun melihat kejadian dari sekitar kantor di belakan Polda Metro Jaya tersebut.

Perkembangan terakhir, yang gedung rubuh di lantai dua, adalah sarana penghubung tower satu dan dua. Namun belum jelas apakah ada korban meninggal atau tidak karena kepolisian masih bertugas menyelatkan korban dan membawa ke rumah sakit terdekat.

Sejumlah orang terluka ambruknya lantai dua Bursa Efek Indonesia

Sebelumnya dikabarkan lantai dua gedung perdagangan saham tersebut ambruk dan melukai sejumlah orang.

‘Korban- korban masih terbaring di lantai 1 untuk dibawa ke rumah sakit’, ujar sejumlah pihak.

‘Banyak tadi yang berhamburan menyelamatkan diri’, ujar yang lainnya. Tampak petugas kepolisian sudah di TKP. (adams)




Bursa Efek Indonesia Lantai Dua Ambuk

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- ‘Gawat’. Lantai 2 dan menimpa lantai 1 gedung Bursa Efek Indonesia ambruk siang ini, Senin (15/1/2018).

‘Korban- korban masih terbaring di lantai 1 untuk dibawa ke rumah sakit’, ujar sejumlah pihak.

‘Banyak tadi yang berhamburan menyelamatkan diri’, ujar lainnya. Tampak petugas kepolisian sudah di TKP.

Menghebohkan karena suaranya sangat keras. Untungnya para pekerja dan perdagangan saham sedang ditutup sesi pertama siang ini.

Petugas masih mencari penyebab ambruknya bagian dari gedung tersebut. (adams)




Tim Cyber Awasi Kampanye Hitam Medos dan Hoax Pilkada 2018

DEMAK, CITRAINDONESIA.COM- Ciptakan suasana kondusif Pilkada Jateng 2018, Polres Demak (Jawa Tengah) terjunkan pasukan tim cyber anti kampanye hitam bekerja 24 jam memantau medso paslon, timses hindari kampanye hitam dunia maya hingga hoax.

‘Mari bersama-sama menjaga kondusifitas dan situasi kamtibmas, pada masa kampanye. Tim cyber kami bentuk memonitor kampanye di media sosial’, tegas Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo, kemarin.

Petugasnya awasi dunia maya siang dan malam, memantau media sosial milik tim sukses pasangan calon kepala daerah.

50 anggota tim cyber sudah mendapat pelatihan tentang Undang-Undang ITE dari tim Direktorat Tindak Pidana Cyber Bareskrim Polri.

‘Tim cyber inilah terus berpatroli di dunia maya untuk antisipasi adanya kampanye hitam maupun hate speech’, jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Demak AKP Tri Agung juga menegaskan mengawasi aktivitas medsos yang bukan hanya milik pasangan calon dan timses tapi juga milik akun pribadi yang menyebarkan kampanye hitam maupun berita hoaks. (ling)




Polres Garut Amankan 5.5 Ton Beras Miskin

GARUT, CITRAINDONESIA.COM- Seteleh ditangkap beras oplosan di Kalsel pekan lau, kini Polres Garut (Jabar) berhasil  mengungkap dugaan penyelewengan distribusi Beras Sejahtera (Rastra). sebanyak 5.500 Kg.

‘Untuk tersangkanya sedang kami periksa’, kata AKBP Budi Satria Wiguna, Sabtu (13/1/2018).

Penyelewengan berawal dari laporan masyarakat tentang pendistribusian beras tidak sampai ke masyarakat penerima Program Rastra di Kecamatan Cisompet.

Beras warga miskin yang dikeluarkan Perum Bulog Garut itu, lanjut Budi, justru dibawa ke gudang beras yang ada di Kecamatan Kadungora.

‘Distribusi yang harusnya ke masyarakat Cisompet malah belok ke gudang di Kadungora’, jelasnya seraya menyatakan mengamankan kendaraan truk pengangkutnya beras itu.

Pihaknya juga memeriksa sejumlah saksi seperti sopir, juga pemilik gudang penyimpanan beras. Bahkan, memeriksa pihak Bulog Garut terkait pendistribusian beras Program Rastra tersebut.

‘Tersangka dan semua yang terlibat akan diperiksa, masih kita dalami’, katanya.

Dalam kasus itu, polisi menjerat pelakunya UU Tipikor dengan ancaman kurungan 4 tahun penjara. (ntmc/ling)




Kadishub Tambah Jadi 98 atas Larangan Sepeda Motor

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Petugas semakin repot pasca dicabut larangan sepeda motor masuk  Jl Thamrin-Merdeka Barat.

‘Sebelumnya 44 petugas. Hari ini ditambah 54. Jadi totalnya 98′, ujar Kadishub Jakarta  Andri Yansyah, Jumat (12/1/2018).

Petugas sudah menjaga di kawasan Jl Thamrin-Merdeka Barat serta sepanjang Jl Thamrin juga dibuat lajur khusus kendaraan roda dua. Makanya supaya menghindari kemacetan maka ditambah 98 orang tersebut.

Kadishub menambahan personel untuk mengantisipasi peningkatan jumlah kendaraan yang melintas dampak dari putusan Mahkamah Agung (MA) membatalkan Peraturan Gubernur DKI Nomor 195 Tahun 2014 tentang pembatasan lalu lintas sepeda motor di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. (adams)