Jelang Akhir Sesi I, Rupiah Naik 0,07 Persen

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Pada perdagangan siang ini, Senin (8/1/2018) hingga pukul pukul 11.20 WIB nilai tukar rupiah naik 0,07 persen (%).

Nilai tukar rupiah naik 0,07% atau menguat 9 poin ke posisi Rp13.407 per dolar Amerika Serikat (AS) seiring dengan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG).

Setelah tadi pagi, pergerakan nilai tukar rupiah dibuka naik 0,07% atau menguat 10 poin ke posisi Rp13.406 per dolar AS.

Sebelumnya, apresiasia nilai tukar rupiah masih belum terpatahkan hingga akhir perdagangan hari kelima berturut-turut, Kamis (4/1/2018), di tengah apresiasi mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS.

Rupiah ditutup menguat 0,39% atau 53 poin di Rp13.422 per dolar AS. Pagi tadi, rupiah dibuka dengan apresiasi 0,06% atau 8 poin di posisi 13.467, setelah pada perdagangan Rabu (3/1/2017) berakhir menguat 0,29% atau 39 poin di posisi 13.475. (bisnis)




Ekonom : Pertumbuhan Ekonomi Jepang 1-1,3 Persen Tahun 2018

JEPANG, CITRAINDONESIA.COM- Banyak ekonom memprediksi tren pertumbuhan ekonomi Jepang 1-1,3 persen dan berkembang moderat di tahun 2018.

‘Ekspor Jepang akan tumbuh tahun ini, yang dipimpin oleh permintaan global yang kuat’, ujar para ekonom seperti dilansir dari nhk, Kamis (4/1/2018).

Ekonom juga mengatakan bahwa belanja konsumen akan meningkat, karena pasar kerja yang terus membaik.

Sepuluh think tank memproyeksikan produk domestik bruto (PDB/GDP), Jepang diperikan akan meningkat antara 1 sampai 1,3 persen. Harga riilnya disesuaikan dengan harga tahun fiskal 2018, yang dimulai pada bulan April mendatang.

Perekonomian Jepang mulai membaik pada Desember 2012. Jika ekonomi terus berkembang sepanjang tahun, itu akan menjadi periode pemulihan terpanjang sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua.

Namun kenaikan upah dikabarkan melampaui kinerja perusahaan dan harga saham. Ekonom mengatakan kuncinya adalah apakah dampak pemulihan ekonomi dirasakan banyak negara di seluruh negeri melalui kenaikan upah?

Mereka juga menunjukkan beberapa kemungkinan gundukan bagi ekonomi global. Tantangannya termasuk apakah dapat menurunkan ketergantungannya pada ekspor dan mencapai pertumbuhan didorong permintaan domestik. (dewi)




Hasil Pertemuan Pimpinan The Fed

AS, CITRAINDONESIA.COM- Pejabat di Federal Reserve AS atau The Fed, mengharapkan pemotongan pajak perusahaan korporasi oleh Presiden Donald Trump, dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi ke depan.

The Fed pada hari Rabu (3/1/2018) waktu setempat telah merilis risalah hasil rapat mereka dalam mengambil kebijakannya pada pertengahan Desember.

Intinya, isi risalah tersebut mengatakan bahwa para pejabat The Fed membahas berbagai dampak dari undang-undang perpajakan tersebut terhadan aspek pertumbuhan, inflasi dan investasi ke depan.

Banyak yang mengatakan bahwa tindakan tersebut akan memberikan dorongan untuk belanja modal dan konsumen.

Namun beberapa orang menyatakan prihatin tentang valuasi aset yang meningkat, dengan catatan bahwa kondisi yang sangat akomodatif dapat menimbulkan risiko terhadap stabilitas keuangan.

The Fed menaikkan suku bunga utama untuk pertama kalinya dalam 6 bulan pada pertemuan tersebut.

Bank sentral AS itu mengantisipasi kenaikan suku bunga 3 tahun ini. Akan menentukan laju inflasi dan dampak undang-undang pajak terhadap pertumbuhan ekonominya ke depan. (dewi)




Parah Lembaga Keuangan Jepang, Ini Dampaknya

JEPANG, CITRAINDONESIA.COM- Badan Jasa Keuangan Jepang berencana untuk mengizinkan bank regional menutup cabang mereka pada hari kerja untuk mendukung bank-bank yang berjuang.

Situasi bisnis seputar lembaga keuangan di Jepang semakin parah. Suku bunga rendah meremas keuntungan mereka, lebih sedikit nasabah kantor cabang.

Bahkan Badan itu mengizinkan lembaga keuangan untuk menutup gerai mereka akhir pekan, hari libur nasional dan beberapa hari di akhir tahun dan Tahun Baru.

Langkah-langkah deregulasi direncanakan ditujukan membantu merampingkan bisnis mereka dan memelihara jaringan cabang mereka.

Badan ini akan merevisi undang-undang tahun ini untuk menerapkan peraturan baru tersebut.

Perusahaan juga berencana mengizinkan institusi keuangan membentuk cabang bersama untuk merampingkan bisnis mereka. (dewi)




Kongres AS Soroti Pembengkakan Utang Negara

WASHINGTON, CITRAINDONESIA.COM- Ketua Faksi Partai Republik di Kongres AS, menyoroti membengkaknya hutang AS, terkait kebijakan Presiden Donald Trump, memotong pajak dari 35% jadi 20%. Jadi harus dihemat anggaran tahun 2018.

Administrasi (Trump) telah bersedia mengatakan : ‘Kami akan meningkatkan pengeluaran discretionary non-pertahanan … sekitar 7 persen‘, kata Meadows, ketua DPR yang berpengaruh di Freedom Caucus.

‘Sekarang, Demokrat mengatakan itu tidak cukup, kita perlu memberi pemerintah kenaikan gaji 10 sampai 11 persen. Sebagai konservatif fiskal, saya tidak melihat di mana alasannya. … Akhirnya Anda kehabisan uang orang lain’, jelasnya.

Meadows berada di antara orang-orang Republik. Dia memberikan suara pada akhir Desember untuk perombakan pajak yang dibiayai oleh pihak mereka.

Hal itu diharapkan mengimbangi defisit anggaran federal dan menambahkan : ‘Sekitar $ 1,5 triliun selama 10 tahun, hutang nasional (bengkak) jadi $ 20 triliun‘, tegasnya.

Stetmen itu sejalan dengan pivot tajam yang sedang berlangsung di antara orang-orang Republik, Perwakilan Mark Meadows A.S., yang berbicara di CBS bertajuk “Face the Nation,” menarik garis keras pengeluaran federal, yang pembuat undang-undang itu untuk melakukan sebuah pertarungan pada Januari 2018.

Presiden Donald Trump dan para Republikan menginginkan peningkatan anggaran belanja militer yang besar.

Demokrat juga menginginkan peningkatan yang proporsional untuk pengeluaran “discretionary” non-pertahanan untuk program mendukung pendidikan, penelitian ilmiah, infrastruktur, kesehatan masyarakat dan perlindungan lingkungan.  (reuters/ oca)




Nilai Tukar Rupiah Menguat 5 Poin

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS di pasar spot siang ini, Jumat (22/12/2017) sekitat pukul 11.29 WIB menguat 5 poin ke Rp13.550 per dolar AS.

Rupiah berhasil mempertahankan rebound hingga akhir perdagangan hari Kamis (21/12/2017), menyusul penaikan peringkat utang Indonesia oleh Fitch Ratings.

Sebelumnya, Kamis (21/12/2017), versi bisnis, Rupiah ditutup menguat 0,18% atau 24 poin di Rp13.555 per dolar AS.

Kamis pagi dibuka ada apresiasi 0,24% atau 32 poin di posisi 13.547, setelah pada perdagangan Rabu (20/12/2017) berakhir melemah tipis 0,02% atau 3 poin di posisi 13.579.

Sepanjang perdagangan Kamis, rupiah bergerak di kisaran Rp13.538 – Rp13.568 per dolar AS. (dewi)

 




Srimulyani : Urbanisasi Tingkatkan Perekonomian

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Pengelolaan urbanisasi (perpindahan penduduk dari desa ke kota) dinilai Menteri Keuangan Srimulyani Indrawati dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian negara.

‘Pemerintah sekarang mendoring investasi membangun infrasturuktur untuk arus lalulintas dan jasa, juga investasi di bidang perumahan yang lebih terkelompok’, ujarnya di Jakarta hari ini (19/12/2017) kepada Antara.

Pemerintah memprediksi sebanyak 70 persen populasi masyarakat Indonesia akan berada di perkotaan pada 2045.

Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah, baik pusat dan daerah untuk bisa mengelola urbanisasi tersebut.

Karena pengelolaan arus urbanisasi yang baik kata dia akan berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi negara di masa mendatang. (Adams)




Utang Luar Negeri Indonesia Meningkat Jadi Rp4439,5 Triliun

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Pembangunan proyek infrastruktur terus berkembang menyusul kian menggelumbungnya nilai utang luar negeri Indonesia sebesar 4,8 persen atau menjadi US $ 341,5 miliar atau sekitar Rp4439.5 triliun per Oktober 2017 dengan nilai tukar rupiah sekitar Rp13.000/ Dolar AS.

Utang luar negeri Indonesia secara tahunan meningkat 4,8 persen per akhir Oktober 2017 menjadi 341,5 miliar dolar AS didorong tumbuhnya utang swasta maupun publik’ ujar Bank Indonesia (BI) tertulis, Sabtu (16/12/2017).

Berikut Statistik Utang Luar Negeri versi Bank Indonesia ;

  1. Utang luar negeri (ULN) swasta naik 1,3 persen (yoy) pada akhir Oktober 2017 menjad 168,3 miliar dolar AS. Peningkatan tersebut masih sama dengan laju pada September 2017, menurut Statistik Utang Luar Negeri yang dirilis Bank Indonesia, di Jakarta, Sabtu.
  2. ULN swasta pada akhir Oktober 2017 terkonsentrasi di sektor keuangan, industri pengolahan, listrik, gas, dan air bersih (LGA), serta pertambangan.

“Pangsa ULN keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 77 persen, relatif sama dengan pangsa bulan sebelumnya maupun periode yang sama pada 2016,” tulis BI dalam statistiknya.

Sementara itu utang masyarakat dalam jangka waktu tertentu sbb ;

  1. ULN sektor publik naik 8,4 persen (yoy) menjadi 173,2 miliar dolar AS. Peningkatan itu lebih rendah dari September 2017 yang sebesar 8,5 persen (yoy).
  2. Jangka waktu asal, struktur ULN Indonesia didominasi ULN jangka panjang dengan pangsa 86,3 persen dari total ULN dan pada akhir Oktober 2017 atau naik 3,9 persen (yoy) menjadi 294,8 miliar dolar AS.
  3. ULN berjangka pendek naik 10,6 persen (yoy) menjadi 46,6 miliar dolar AS.

Kendati demikian, Pimpinan BI memandang perkembangan ULN tersebut terkendali. Tecermin dari rasio ULN Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) pada akhir Oktober 2017 yang stabil di kisaran 34 persen. (friz)




November Rupiah Terapresiasi 0,24 Persen Terhadap Dolar AS

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Rupiah terapresiasi 0,24 persen terhadap dolar AS, pada November 2017 dengan nilai tukar sebesar Rp13.490,31 per dolar Amerika.

‘Menurut provinsi, level tertinggi kurs tengah terjadi di Provinsi Papua yang mencapai Rp13.322,10 per dolar Amerika pada minggu kelima November 2017′, ujar Suhariyanto dalam konferensi pers, di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Jumat (15/12/2017).

Ditambahkan bawa nilai Rupiah terapresiasi 2,15 persen terhadap dolar Australia pada November 2017 dengan nilai tukar sebesar Rp10.249,89 per dolar Australia.

Menurut provinsi, level tertinggi kurs tengah terjadi di Provinsi Papua yang mencapai Rp10.018,75 per dolar Australia pada minggu keempat November 2017.

Rupiah terdepresiasi 1,27 persen terhadap yen Jepang pada November 2017 dengan nilai tukar sebesar Rp.120,42 per yen Jepang.

Menurut provinsi, level terendah kurs tengah terjadi di Provinsi Maluku Utara yang mencapai Rp122,03 per yen Jepang pada minggu kelima November 2017.

Rupiah terdepresiasi 0,33 persen terhadap euro pada November 2017 dengan nilai tukar sebesar Rp.15.950,72 per euro.

Menurut provinsi, level terendah kurs tengah terjadi di Provinsi Sulawesi Barat yang mencapai Rp16.091,00 per euro pada minggu kelima November 2017. (linda)




1,8 Persen Pertumbuhan Ekonomi Jepang Tahun 2018

JEPANG, CITRAINDONESIA.COM- Pemerintah Jepang memproyeksikan angka pertumbuhan ekonomi 1,8 persen tahun fiskal berikutnya, mulai April 2018.

Angka padat 1,8 persen secara riil adalah naik 4/10 persen dari perkiraan pada bulan Juli. Secara nominal, pertumbuhan kemungkinan sekitar 2,5 persen.

Kinerja eksport diharapkan bisa menunjukkan penjualan yang terus kuat, karena pertumbuhan ekonomi global yang semakin dinamis.

Belanja konsumen juga diperkirakan tumbuh. Sistem perpajakan yang baru untuk menjadi efektif pada tahun fiskal berikutnya diharapkan mendorong kenaikan upah dan lebih banyak investasi perusahaan pada pabrik dan peralatan.

Pemerintah Perdana Menteri Shinzo Abe, diharapkan menggunakan perkiraan pertumbuhan ekonomi untuk penerimaan pajak.

Ini akan digunakan menyusun rencana anggaran tahun ini. Pemerintah berharap bisa menyetujui draf anggaran akhir bulan ini. (nhk/dewi)