Home Breaking News Timboel Siregar : 1.5 Juta Guru Belum Ikut 5 Program JSN

Timboel Siregar : 1.5 Juta Guru Belum Ikut 5 Program JSN

1140
Tiomboel Siregar (paling kiri) dan para mitranya.

Forum terakhir di 2017 sebagai nara sumber tentang Jaminan Sosial Nasional (JSN), Jumat (29/12/17). Dari total guru sebanyak 3.133.638 orang yang terdiri dari guru negeri 2.249.988 orang dan guru swasta 883.650 orang diperkirakan ada 1.5 juta guru yang belum ikut 5 program jaminan sosial, padahal guru termasuk Pekerja Penerima Upah yang juga berhak dapat JSN sesuai Amanat UU 14/2005.

Masih banyak guru yang berupah di bawah upah minimum sehingga tidak didaftarkan ke jaminan sosial. Baik juga bila guru mendapatkan jaminan kematian (JKm) dan kecelakaan kerja (JKK) dgn skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) yg iurannya dibayar APBN.

Dari 20% alokasi APBN utk pendidikan (sekitar Rp400 Triliun) hanya dibutuhkan 302 milyar (0.0756% APBN) utk bayar 2 program JKK JKm dgn perincian 1.5 juta x 12 bulan x Rp.16.800.

Kalau nelayan sudah dapat JKK JKm dgn skema PBI dgn total anggaran Rp175 miliar per tahun, saya kira guru pun sudah layak dijamin negara di 2018. Selamat menyongsong Tahun Baru 2018 untuk jaminan sosial yang lebih baik.

Pemerintah kurang berinvestasi membangun sistem informasi (SI) kesehatan sehingga gagal mewaspadai kasus Difteri. Hhmmmm….. hal ini juga terjadi di BPJS Kesehatan yang memiliki SI Kesehatan namun belum mampu menjawab kebutuhan peserta sehingga masih banyak terjadi masalah.

Dari total anggaran Rp.179.6 milyar untuk Teknologi Informasi baru terpakai Rp15.6 milyar di satu semester 2017. Ada dana tapi belum terserap dengan baik.

Semoga SI Kesehatan di 2018 lebih baik dengan dukungan anggaran yang layak dan penyerapannya yang baik sehingga informasi tentang preventif promotif langsung sampai ke peserta, peserta JKN nggak susah cari ruang klas perawatan termasuk ICU PICU NICU dan Isolasi, bila ada keluhan bisa langsung direspon, dsb.. dsb nya.

SI kesehatan yang baik akan mendukung secara signifikan perbaikan layanan BPJS Kesehatan ke peserta.

Timboel Siregar

 

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar