Home Breaking News Tidak Disediakan Air, Jaisha Ambruk Saat Olimpiade Rio

Tidak Disediakan Air, Jaisha Ambruk Saat Olimpiade Rio

229
Foto: Istimewa

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Perempuan pelari maraton India Rio menyatakan para ofisial India tidak menyediakan air dan minuman energi di tempat-tempat yang ditentukan saat Olympiade Rio lalu.

OP Jaisha mengatakan dia ‘bisa saja tewas’ setelah lomba maraton perempuan di Rio. Jaisha berusia 33 tahun, menempati posisi 89 dan ambruk setelah menyelesaikan balapan lari 42km dengan waktu 2:47:19, pekan lalu. Para pejabat India membantah tuduhan dan balik menuduh bahwa Jaisha dan pelatihnya justru menolak diberi minuman.

Federasi Atletik India (AFI) mengatakan para petugasnya di Rio tidak diberitahu oleh atlet atau pelatih mereka tentang kebutuhan minuman secara khusus.

“Itu tanggung jawab penyelenggara untuk menyediakan air dan minuman energi. Ada pasokan air dan minuman energi di beberapa tempat selama lomba,” kata pejabat tinggi AFI, CK Valson kepada kantor berita Press Trust of India (PTI).

“Kami bisa menyediakan air dan minuman energi untuk atlet kita tapi mereka maupun pelatih mereka tidak memberitahu bahwa mereka akan membutuhkan air dan minuman energi secara terpisah.” Jaisha mengatakan ia berlari ‘dalam panas terik’ dan tidak ada air yang tersedia saat balapan.

“Hanya sekali dalam 8km kami mendapatkan air (dari panitia Olympiade), yang tidak membantu sama sekali. Semua negara memiliki pos sendiri di setiap 2km tapi pos negara kita kosong,” katanya seperti dikutip oleh PTI.

Jaisha ambruk di garis akhir setelah menyelesaikan maraton dan harus dibawa ke rumah sakit.

“Kami seharusnya mendapat minuman dari tim teknis kami sendiri, itu aturannya. Kami tidak bisa mengambil air dari tim lain. Saya melihat pos India ada tapi tidak ada apa pun di sana,” katanya.

“Saya mendapatkan masalah: saya pingsan setelah balapan. Saya diberikan glukosa, saya pikir saya akan mati.” Jaisha mengaku, ketika bertanya mengapa tidak disediakan air untuknya di pos-pos tim India, tak ada pejabat tim India yang menanggapinya..

Menteri Olahraga India Vijay Goel mengatakan akan menyelidiki tuduhan tersebut. (bbc)

Komentar

Komentar