Home Breaking News Tes Urine Pejabat Pemda DKI, Ini Kata Mereka!

Tes Urine Pejabat Pemda DKI, Ini Kata Mereka!

183
Tampak para PNS Pemda DKI Tes Urine supaya bersih dari Narkoba.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Memastikan pejabat Pemda DKI tidak terlibat atau konsumsi narkoba. Maka 800 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di-tes urine.

“Ada 800 PNS yang dites urine. Yaa a untuk memastikan aja mereka tidak konsumsi Narkoba,” ujar seorang petugas saat ditemui citraindonesia.com, Selasa (10/10/2017).

Seperti diketahui, sejumlah oknum aparat di hampir seluruh instansi pemerintah Sipil, Politisi, TNI- Polri pernah terlibat konsumsi barang haram.

“Yaa karena itu. Kan hampir semua oknum instansi pemerintah sapai oknum TNI dan Polri pernah terlobat narkoba. Jadi kita ini ya antisipasi aja,” tambahnya.

Sementara itu para PNS yang di tes urine bilang : “Bagus kok. Saya pribadi juga mendukung kegiatan ini. Tujuannya kan melindungi kita juga. Masa PNS terlibat narkoba. Kan baik juga buat diri kita, keluarga dan nama baik pemerintahan,” uajar pria tak mau disebut nama.

Senada dikatakan seorang ibu usai tes urine. “Yaa baik dong. Alhamdulillah… saya senang- senang aja. Tujuannya kan melindungi kita. Lagi pula anak- anak kita sudah banyak sekali jadi korban narkoba. Ya … kita harus jadi contoh,” imbuhnya yang juga enggan disebut nama.

Acara ini dilakukan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) DKI Jakarta kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta.

Menangapi kegiatan itu, Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP DKI Jakarta, Krisna Anggara menegaskan tes urine itu juga akan diadakan di sekolah- sekolah di DKI Jakarta.

“Kami akan tes urine seluruh SKPD. Juga di sekolah-sekolah,” ujar Krisna di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (10/10/2917).

Nah bagi yang terindikasi memakai narkoba sesuai hasil tes urine? “Kalau hasil tes terbukti penggunaan narkoba, yang bersangkutan diminta mengikuti konseling di Kantor BNNP DKI Jakarta. Konseling biasanya dilakukan 8-12 kali,” jelasnya.

Tes itu sesuai komitmen Gubernur DKI Jakarta mendukung program BNNP mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba. “Harus terus diminimalisir,” imbuhnya.

Namun sejauh ini belum diketahui hasilnya, karena urine itu akan diperika dulu di laboratorium. (adams)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar