Home Breaking News Terkait Kecelakaan Helikopter Basarnas, Kemenhub Tunggu Rekomendasi KNKT

Terkait Kecelakaan Helikopter Basarnas, Kemenhub Tunggu Rekomendasi KNKT

275
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Gedung KPK, Jakarta, Senin (13/3/2017). Foto: Irs/CITRAINDONESIA.COM

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih menunggu rekomendasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait kecelakaan helikopter Basarnas di Temanggung, Jawa Tengah.

“Kementerian Perhubungan akan terus melakukan perbaikan-perbaikan pada semua moda transportasi. Terkait kecelakaan helikopter milik Basarnas, kami masih menunggu rekomendasi dari KNKT,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi usai rapat kerja dengan Komisi V DPR di Senayan, Jakarta, Rabu (5/7/2017).

Menurut Budi, helikopter Dauphin milik Basarnas dioperasikan untuk membantu arus mudik dan arus balik Lebaran 2017.

Budi mengaku, Helikopter dari Basarnas dan kru, sangat aktif menjalankan tugas, memberikan laporan-laporan informasi kepada Polri dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), terutama arus lalu lintas dan kondisi jalan di jalur-jalur alternatif pada arus mudik.

“Saya juga sempat naik helikopter tersebut pada awal arus mudik dari Jakarta ke Semarang, untuk memantau arus mudik,” kata Budi.

Budi mengakui, bantuan dari Basarnas banyak membantu Polri dan Kemenhub untuk mengawasi arus mudik Lebaran. Dalam hal ini, Kemenhub, sudah berusaha sebaik mungkin agar arus mudik dan arus balik Lebaran berjalan lancar, tertib, aman, dan nyaman.

“Namun, setelah Lebaran Allah berkehendak lain. Saya mengucapkan turut berduka cita,” ucapnya.

Helikopter milik Basarnas mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Butak, Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (2/7/2017) sore. Akibat kecelakaan tersebut, 8 orang tewas, terdiri atas empat kru dan empat tim rescue Basarnas. (*)

Komentar

Komentar