Home Breaking News Terkait Bom di Bandung, Ini Kata Kostrad Letjen TNI

Terkait Bom di Bandung, Ini Kata Kostrad Letjen TNI

294
Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi selaku Panglima Komando Gabungan Pengamanan (Pangkogabpam) VVIP mengecek kesiapan gelar pasukan Pengamanan VVIP dalam rangka Kunjungan Kerja Raja Arab Saudi dan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indian Ocean Rim Association (IORA) ke-20 tahun 2017 di Plaza Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Selasa (28/2/2017).

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Terkait terjadinya bom kaleng di Bandung, Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi selaku Panglima Komando Gabungan Pengamanan (Pangkogabpam) VVIP mengatakan, bahwa personil TNI siap untuk mengantisipasi setiap kejadian yang terjadi diluar dugaan, khususnya dalam menyambut tamu negara.

“Yang sudah dipastikan bahwa semua itu sudah diantisipasi, perkara dugaan itulah namanya kita waspada. Kewaspadaan itu diwujudkan dalam gelar ini,” katanya usai mengecek kesiapan gelar pasukan Pengamanan VVIP dalam rangka Kunjungan Kerja Raja Arab Saudi dan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indian Ocean Rim Association (IORA) ke-20 tahun 2017 di Plaza Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Selasa (28/2/2017).

Namun, meskipun baru saja terjadi bom di Bandung, yang diduga serangan teroris tersebut, personil yang ditugaskan untuk menyambut kedatangan tamu negara IORA dan Arab Saudi, tidak ada tambahan personil. Namun, lanjutnya, TNI yang di luar tugas sudah pasti siap jika diarahkan.

“Hingga sampai saat ini tidak ada tambaham (personil). Tapi yang pasti yang bertugas saat ini seperti yang saya sampaikan (1.681 untuk pengamanan rombongan Raja Arab Saudi dan 12.000 untuk pengamanan IORA). Bukan berarti yang dibelakang diam, tapi selalu siap kapan saja digerakan, itu siap gerak,” jelasnya.

Sekedar diketahui, Rombongan Raja Arab Saudi akan tiba di Indonesia pada 1 Maret 2017 dan kunjungan kerja Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indian Ocean Rim Association (IORA) ke-20 tahun 2017 di Plaza Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Selasa (28/2/2017), dimulai pada 5 Februari 2017. (pemi)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar