Home Breaking News Temuan Sabu 7 Kg di Jatim, Warga : Tembak Mati Bandarnya

Temuan Sabu 7 Kg di Jatim, Warga : Tembak Mati Bandarnya

171
Kapolri Jenderal Tito Karnavian didampingi Humas Mabes Polri Boy Rafli Amar dan lainnya saat merilis Sabu tangkapan 63,1 Kg di Mabes Polri, Rabu (24/8/2016).

SURABAYA, CITRAINDONESIA.COM- Peredaran Narkoba, Ganja dan jenis Sabu konon kian marak masuk Kota Surabaya, Jatim. Ini menjadi keluhan warga.

‘Kita semakin khawatir, masih banyak aja barang haram masuk ke Surabaya. Kenapa ya, aparatnya yang kurang tegas atau gimana ya’, ujar Susanto, warga, geram saat ditemui di Pasar Praban’, Minggu pagi (7/1/2018).

Seharusnya kata dia : ‘Setelah Bu Risma (Walikota Surabaya) berhasil bersihkan Doli (lokalisasi), saya mikirnya gak ada lagi narkoba ke sini. Tapi masih ada lagi- ada lagi aja. Kemaren kita dikejutkan stelah BNNP manangkap 7 KG Sabu.

Maksud Susanto adalah hasil tangkapan BNNP yang masuk melalui jalur laut di Pelabuhan Rakyat Kalimas Tanjung Perak, Jatim, Sabtu (6/1/2018) dini hari.

Ketika ditanya sebaiknya pemilik atau bandarnya diapakan, pedagang ini bilang : ‘Akusih maunya ditembak mati. Polisi tak melanggar HAM menembak bandar narkoba. Kan mereka juga merusak jutaan generasi negara, bikin gila dan mati oper dosis malah. Sebelum anak kita korban, polisi halal tembak mati mereka’, ujarnya dengan nada tinggi.

Sementara itu, Daryono, warga lainnya mengatakan : ‘Temuan 7 Kg ini mengejutkan. Dan jumlahnya besar itu. Bisa mematikan berapa ribu orang itu’, tanyanya.

Maka atas temuan itu, ayah 4 anak itu meyakini Surabaya ini masih pasar bagi bandar maupun pengedar narkoba.

‘Aku sih pengennya, BNNP dan BNN tembakin aja tuh bandit- bandit narkoba. Muak kita lihatnya. Jangan kasih angin,’ tambahnya geram.

Kegeramannya cukup beralasan. : Anak- anak saya lagi pada belum ada menikah. Paling besar kuliah 4, terus SMA kelas 3, si bontot SMP kelas 9. Saya takut bener mereka diracuni teman- temannya. Sholatnya sih rutin, tapi kan gak tahu kita di luaran sana’, imbuhnya waswas. (sup)

 

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar