Home METRO Daerah Tekan Inflasi Bulan Puasa, Bengkulu Gelar Pasar Murah

Tekan Inflasi Bulan Puasa, Bengkulu Gelar Pasar Murah

136
Plt. Kepala Biro Adminisrasi Perekonomian dan SDA Setda Provinsi Bengkulu, Januar Jurmalinsyah. Photo ica.

BENGKULU, CITRAINDONESIA.COM- Jelang bulan puasa dan lebaran, Bank Indonesia Provinsi Bengkulu mengusulkan digelar pasar murah lantaran angka inflasi pada momen tersebut diprediksi naik.

“Setiap menjelang bulan Puasa dan Lebaran selalu terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok, seperti Cabai Merah, Daging Ayam Ras, Beras dan Miyak Goreng. Kenaikannya ini susah kita redam, ini terkonfirmasi bahwa setiap memasuki bulan puasa dan lebaran harga selalu naik,” jelas Deputi Bidang Ekonomi Bank Indonesia Kantor Perwakilan Bengkulu, Christin R. Sidabutar, Rabu (15/3/2017).

Dia menambahkan, pasar murah itu nantinya difokuskan pada H –14 Puasa dan Lebaran yang tersebar di Kabupaten/Kota. Diharapkan pasar murah kebutuhan pokok ini bisa menekan harga dan jinakkan inflasi.

“Di pasar orang jualan yang mau menaikan harga juga mikir karena bersaing dengan pasar murah. Pembeli juga, daripada beli mahal di pasar pasti lebih baik ke pasar murah,” imbuhnya.

Menurutnya, pasar murah ini tidak harus menggunakan APBD dan APBN, tapi juga bisa bekerjasama dengan TNI, Bulog, BUMN, petani, serta retail untuk mendapatkan harga terendah.

“Dalam pengendalian Inflasi ini kita juga sebenarnya kita dapat turut menghidupkan perekonomian lokal hingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita,’ Kata dia.

Menanggapi ini, Plt. Kepala Biro Adminisrasi Perekonomian dan SDA Setda Provinsi Bengkulu, Januar Jurmalinsyah menyetujui usulan ini.

Ia mengungkapkan pemerintah memang telah berencana menyiapkan beberapa lokasi pasar murah.

“Untuk Kota Bengkulu, kita siapkan di Kampung Melayu, Kelurahan Kandang, Kecamatan Selebar, Kecamatan Sungai Serut, Pasar Bengkulu dan Kecamatan Singaran Pati. Lalu di Suka Raja Kabupaten Seluma dan untuk di Kabupaten Bengkulu Tengah, kita siapkan di Pondok Kelapa dan Nakau,” paparnya.

Untuk diketahui, BI mencatat pada H –14 sampai H –7 Lebaran di 2015 terjadi kenaikan angka inflasi sebesar 0,84% – 1,73%. Lalu pada 2016, terjadi kenaikan 1,27% – 1,39%.

Lonjakan tertinggi disumbangkan oleh daging ayam ras, yang sebesar 10,27% (mtm). Kemudian disusul Cabai Merah sebesar 9,49% (mtm). (ica)

Komentar

Komentar