Weather United States Of America, Ashburn United States Of America, Ashburn +27°C

Citra Indonesia

Tata Niaga Bawang Merah

Tata Niaga Bawang Merah

May 25
11:55 2012
Bawang Merah Impor

Bawang Merah Impor

CitraIndonesia.Com:  Kementerian Perdagangan RI akan membenahi tata niaga komoditi bawang merah.

“Disparitas harga di tingkat produsen dan konsumen terlihat tinggi. Kami sangat ingin mengupayakan agar disparitas ini mengecil dan harga bawang dapat stabil di tingkat harga menguntungkan petani dan tidak memberatkan konsumen”.

Oleh karena itu, tata niaga bawang merah harus menguntungkan semua pihak, baik petani maupun konsumen,” ujar Menteri Perdagangan RI, Gita Wirjawan, di tengah kunjungannya ke Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, hari ini, Jumat (25/5/2012).

Pada kesempatan ini, Mendag meninjau secara langsung perkembangan harga dan produksi bawang merah di Brebes. Mendag mengungkapkan bahwa saat ini harga bawang merah cenderung meningkat seiring belum masuknya masa panen raya. Panen raya jatuh pada bulan Juni hingga September, sedangkan pada periode Maret-Mei biasanya produksi bawang mengalami titik terendah.

Berdasarkan data Paguyuban Petani Agropolitan, harga bawang merah di tingkat produsen di Brebes, Jawa Tengah, pada 24 Mei 2012, tercatat Rp9.500/kg, sedangkan harga ratarata di pasar tradisional Brebes tercatat Rp11.000/kg.

Sementara itu,  harga bawang merah secara nasional di tingkat eceran pada minggu ke-4 Mei 2012, berdasarkan data dari Badan Pusat Statisik (BPS), tercatat sebesar Rp. 18.690/kg.

Dalam membenahi tata niaga komoditi bawang merah, pemerintah akan mengusahakan agar produksi tidak terlalu terkonsentrasi pada bulan tertentu. Kemudian, pengembangan budidaya bawang merah akan disesuaikan dengan wilayah yang memiliki potensi, sehingga tidak terkonsentrasi di satu daerah saja. Pemerataan produksi bawang merah dan waktu panennya akan menyeimbangkan supply dan demand yang menciptakan harga yang wajar baik tingkat petani maupun konsumen.

Selanjutnya, efisiensi  biaya produksi bawang merah, khususnya di Kabupaten Brebes, akan ditingkatkan, sehingga di satu sisi budidaya bawang merah dapat menguntungkan petani, namun di lain sisi harga di tingkat eceran tidak terlalu tinggi. Proses produksi yang efisien akan meningkatkan daya saing bawang merah lokal terhadap bawang merah impor.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Gunaryo menekankan bahwa pemerintah akan mengatur agar masa impor bawang merah tidak tumpang tindih dengan masa panen raya.

“Kami akan mengusahakan agar impor dilakukan pada saat tingkat produksi bawang 2 merah dalam negeri mengalami defisit, sehingga harga tetap stabil dan kebutuhan konsumen tetap dapat dipenuhi,” imbuhnya.

Menurut  Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, pengolahan bawang merah guna meningkatkan nilai tambah  juga sangat penting dilakukan. Strategi ini juga dapat mencegah  jatuhnya harga pada masa panen dan  memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap bawang  merah  dengan harga terjangkau karena bawang merah dibuat lebih tahan lama. (olo)

Tags
Share

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Your email address will not be published.
Required fields are marked *