Home Breaking News Target Transaksi Semarang Great Sale Capai 300 Miliar Rupiah

Target Transaksi Semarang Great Sale Capai 300 Miliar Rupiah

132
Menteri Pariwisata Arief Yahya saat acara Launching event Semarang Great Sale (Semagres) 2017, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa malam (14/3/2017).

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Launching event Semarang Great Sale (Semagres) 2017, Ditargetkan akan ada transaksi sebesar Rp300 Miliar selama penyelenggaraannya mulai tanggal 7 April 2017 hingga 7 Mei 2017.

“Penyelenggaraan yang sudah memasuki tahun ketujuh, dimana tahun lalu, nilai transaksi mencapai Rp110 miliar. Tahun ini diharapkan naik menjadi Rp300 miliar,” ungkap Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa malam (14/3/2017).

Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini yang merupakan bentuk sinergitas bersama dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) salam mendatangkan wisatawan ke Semarang. Mengingat pada bulan penyelenggaraannya di saat low season bagi industri yang bergerak di bidang jasa khususnya jasa Pariwisata.

“Semargres menjadi magnet bagi asosiasi usaha, instansi, pedagang, pengusaha, UMKM untuk berlomba-lomba mengikuti bulan diskon dan menjadi ajang mempromosikan produk mereka,” bebernya.

Ia mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Semagres yang bertepatan dengan ulang tahun kota Semarang yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2017 ini diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Semarang.

Dalam acara tersebut, ia menambahkan bahwa pihaknya telah menyajikan beberapa produk dengan discount hingga 70 persen.

Di sisi lain, Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik penyelenggaraan Semagres ini. Menurutnya penyelenggaraan yang dilakukan pada saat low season ini sangat bagus untuk para pelaku bisnis di bidang Jasa Pariwisata.

“Ketika low season pada dasarnya akomodasi kosong. Apakah anda biarkan kosong atau jual 50-60% dan ini harus cross selling (akses, atraksi ex:kuliner, amenitas). Iklankan besar-besaran diskon 70% dibandingkan 0,” bebernya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini juga dapat menjadi daya tarik bagi turis asing untuk datang ke Kota Semarang.

“Ini merupakan celah yang menarik. Misal dengan menawarkan discount pada low session. Potensi Semarang bagus dan itu harus dikelola secara terpadu melalui Segitiga Yogyakarta-Solo-Semarang (Joglosemar) dengan ikon Borobudur. Ini harus dilakukan agar pemasaran pariwisata berjalan baik,” ujarnya. (Isr)

Komentar

Komentar