Home Breaking News Tahun 2017 Era Ter-aman Sejarah Penerbangan Dunia

Tahun 2017 Era Ter-aman Sejarah Penerbangan Dunia

80

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Pada Tahun 2017 diklam sebagai era teraman dalam sejarah penerbangan komersial dunia, menurut penelitian industri. Tidak ada jet penumpang yang mogok di manapun di dunia, laporan terpisah oleh konsultan Belanda To70 dan The Aviation Safety Network ditemukan.

‘2017 adalah tahun teraman untuk penerbangan yang pernah ada’, kata perusahaan Adrian Young, namun menambahkan penerbangan sipil masih membawa ‘risiko yang sangat besar’, ujarnya kepada bbc, Selasa (2/1/2018).

Dia menunjuk pada teknologi baru termasuk kekhawatiran akan baterai lithium-ion yang menangkap on-board, serta ‘masalah kesehatan mental dan kelelahan’, di antara faktor risiko utama untuk industri ini.

Dan dia menyoroti ada ‘beberapa kecelakaan non-fatal yang sangat serius’ termasuk kegagalan ‘spektakuler’ mesin pesawat A380 Air France.

Ini terjadi di tengah lebih ramai penerbangan daripada sebelumnya. Namun To70 memperingatkan bahwa meskipun tingkat keselamatan yang tinggi pada pesawat penumpang, tingkat kecelakaan rendah ‘luar biasa’ dilihat ‘keberuntungan’.

Kecelakaan pesawat kargo :

Sebuah laporan Airline Safety Network mengatakan ada 10 kecelakaan fatal, mengakibatkan 79 kematian tahun lalu. Itu dibandingkan 16 kecelakaan dan 303 nyawa hilang pada 2016.

Organisasi tersebut mendasarkan figurnya mengenai insiden melibatkan pesawat terbang yang disertifikasi untuk membawa setidaknya 14 orang.

Kecelakaan paling serius tahun 2017 terjadi pada bulan Januari ketika kapal kargo Turki menabrak desa di Kyrgyzstan, menewaskan 4 awak dan 35 orang di lapangan.

Dan kejadian dengan korban tewas paling banyak terjadi pada Malam Tahun Baru, saat sebuah pesawat pengeboran Cessna 208 Caravan Nature Air jatuh di Costa Rica barat, menewaskan 12 penumpang dan awak kapal.

Tidak ada laporan menyebutkan kecelakaan pesawat helikopter militer. Bencana udara terburuk tahun ini, jatuhnya pesawat pengangkut militer Y-8 Burma, Juni 2017 menewaskan 122 orang di dalam kapal tidak muncul dalam statistik.

Insiden yang melibatkan pesawat yang lebih kecil juga tidak masuk dalam data.
Meningkatkan keselamatan

Kematian penerbangan terus turun selama dua dekade terakhir. Pada 2005, ada lebih dari 1.000 kematian penumpang penumpang komersial di seluruh dunia, kata Jaringan Keselamatan Penerbangan.

Kecelakaan pesawat penumpang penumpang fatal terakhir terjadi pada November 2016 di Kolombia, dan pesawat penumpang komersial terakhir yang menewaskan lebih dari 100 orang terjadi di Mesir setahun sebelumnya.

ASN mengatakan, tingkat kecelakaan tersebut merupakan satu kecelakaan penumpang fatal per 7.360.000 penerbangan di seluruh dunia.

‘Sejak 1997, jumlah rata-rata kecelakaan pesawat menunjukkan penurunan yang mantap dan terus-menerus, berkat upaya pengamanan yang terus berlanjut oleh organisasi penerbangan internasional ICAO, IATA, Flight Safety Foundation dan industri penerbangan’, ujar presiden ASN Kata Harro Ranter.

Konsultan Belanda To70, memperkirakan saat ini ada satu kecelakaan fatal setiap 16 juta penerbangan, meskipun laporannya dikumpulkan sebelum kecelakaan di Kosta Rika. (friz)

 

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar