Home Breaking News Sri Sultan Pastikan Pedagang Kaki Lima Malioboro Aman, Menarik Wisatawan

Sri Sultan Pastikan Pedagang Kaki Lima Malioboro Aman, Menarik Wisatawan

1429
Suasana Jalan Malioboro, Yogkakarta di malam hari.

YOGYAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Gubernur DIY Sri Sultan HB X pastikan lapak pedagang kuliner kaki lima dan pedagang pakaian di Jalan Malioboro akan dilestarikan sebagai kawasan menarik simpati para wisatawan di Kota Yogyakarta.

“Pedagang kaki lima tidak dihilangkan. Mereka bagian dari perekonomian masyarakat. Hari ini, mau menikmati Malioboro tanpa ada kotak-kotak biru itu. Ternyata bisa juga,” ungkap Sri Sultan HB X ketika dia blusukan di areal itu, Selasa (26/9/2017).

Sekedar tahu, saat blusukan, Sri Sultan HB X didampingi Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi dan pejabat DIY lainnya.

Menanggapi hal itu, Doyo, pedagang nasi Pecel Lele, Ayam dan Burung Dara goreng yang biasa berdagang di pelataran depan Inna Hotel mengatakan syukur alhamdulillah.

“Yo sukur alhamdulillah to yoo. Pak Sultan masih kita waktu cari rezeki buat keluarga. Alhamdulillah banget mas,” ujar ayah 4 anak itu berujar saat di sapa sore ini sembari memasang tenda bersama 4 anak buahnya.

Semula katanya mendengar desas- desus kaki lima Jalan Malioboro, mau dilarang berdagang. Membuat dia dan pedagang lainnya merasa cemas. Alasannua mau digusur karena katanya bikin semrawut. “Tapi nggak tahu mana yang semrawit mas, lihat aja rapih kok,” jelasnya.

Menurut Suyatno, juga pedagang nasi khusus malam mangkal di areal terkenal itu mengatakan : “Yaa kan isunya katanya harga makanan di kaki lima ini terlalu mahal. Tapi ndak tahu mana yang mahal? Terus ada yang bilang mau dibikin tempat wisata – tanpa ada pedagang. Nah, wisatawan mau makan di mana. Lalu nasib rakyat mau gimana, moso orang mangan mas,” tanyanya.

Yang jelas setelah kedatangan Sri Sultan ke areal itu dan menegaskan bahwa kuliner dan PKL Jalan Malioboro tidak digusur, para pedagang bahagia. (yuli)

 

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar