Search
Tuesday 23 December 2014
  • :
  • :

Sidang Gugatan PT. Harapan Sukses Jaya Kepada Kementerian Perdagangan Molor

Oei Tony Wijaya (kanan) didampingi kuasa hukumnya, Yvonne M Nurima SH (kiri)

Oei Tony Wijaya (kanan) didampingi kuasa hukumnya, Yvonne M Nurima SH (kiri)

CitraIndonesia.Com: Sidang gugatan PT. Harapan Sukses Jaya, produsen seng merek Gajah&Gading di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta,  molor.

Pasalnya kuasa hukum (Biro Hukum) Kementerian Perdagangan (Kemendag), belum menyiapkan materi jawabannya atas gugatan perusahaan tersebut.

Sehingga, Usman SH,  Ketua Majelis Hakim, PTUN, dalam sidang berlangsung sekitar 15 menit, Kamis (21/6/2012) langsung memerintahkan kuasa hukum tersebut menyiapkan lembar jawabannya atas gugatan tersebut minggu depan.

Sidang itu dimulai pkl 13.05 menit. Hakim Usman SH, langsung bertanya kepada 2 orang kuasa hukum Kemendag. “Ada surat kuasa?”. Kuasa hukum tergugat menjawab: “Belum pak”.

Lalu hakim mengejar pertanyaan. “Surat tugas ada?”. Dijawab kuasa tergugat: “Ada pak”.

Hakim kemudian mengatakan agenda  sidang adalah membacakan gugatan penggugat terhadap tergugat.

Lalu hakim melanjutkan pertanyaannya kepada tergugat. “ Sudah terima salinannya?”. Tergugat menjawab: “Sudah pak”.

Kalau begitu jawaban tergugat mana? Tanya hakim. Si tergugat menjawab: Kami belum siap pak. Kasih kami waktu seminggu lagi pak,”.

Mendengar jawaban itu, si hakim mulai bicara tegas. “Kan saudara sudah terima surat penggilan sidang ini 5 Juni 2012. Kenapa jawaban belum juga disiapkan? Jangan terlalu lama. 1 Minggu ini harus disiapkan. Jangan diundur- undur terus. Jangan terlalu lama. Apalagi kalau terbukti nanti gugatannya,” tegas Hakim sembari melihat kuasa tergugat.

Tergugat kembali menyatakan pendapatnya. “Kami minta seminggu lagi pak,”.

Hakim kemudian meminta kepada Kementerian Perdagangan jangan melakukan tindakan apapun terhadap barang milik PT. Harapan Sukses Jaya itu hingga 3 bulan sejak gugatan itu masuk ke PTUN.

Sementara itu, kuasa hukum PT Harapan Sukses Jaya, Yvonne meminta kepada Ketua Majelis Hakim, Usman SH, agar barang- barang kliennya yang disegel PPNS PK Kemendag tidak diganggu.

“Barang- barang kami jangan tercecer ke mana- mana,” ujarnya.

Seperti diketahui PT Harapan Sukses Jaya menggugat Kemendan ke PTUN Jakarta menyusul terbitnya surat edara (SE) No.716, 27 April 2012 lalu.

SE ini menginstruksikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) seluruh Indonesia, menarik produk seng merek Gajah & Gading dari peredaran, karena dinilai tidak sesuai Standard Nasional Indonesia (SNI).

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, mengaku siap menghadapi gugatan PT Harapan Sukses Jaya,  di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

“Kita akan hadapi. Temuan kita ada pelanggaran,” ujar Gita Wirjawan, beralasa saat ditanya tanggapannya mengenai gugatan itu usai rapat dengan Komisi VI DPR RI, di Senayan, Jakarta, Rabu (13/6/2012) sore. Rapat itu diikuti sejumlah Pejabat Eselon I dan II. (olo)