Home Breaking News Selain ke TNI, Jokowi Diingatkan Himbau Polri dan KA Jangan Berpolitik!

Selain ke TNI, Jokowi Diingatkan Himbau Polri dan KA Jangan Berpolitik!

2879
Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon. Foto heru citraindonesia.com

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Selain kepada TNI, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga diingatkan untuk menghimbau pihak kepolisian dan Kejaksaan Agung (KA) jangan berpolitik.

“Selain kepada TNI, seharusnya Jokowi juga mengingatkan hal yang sama kepada Kepolisian dan Kejaksaan Agung, jangan bermain politik, apalagi untuk kepentingan parpolnya, tegas Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon, pada acara diskusi di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (7/10/2017).

Menurutnya, Kepolisian dan Kejaksaan justru lebih banyak memiliki keterlibatan dalam politik. Antara lain, soal proses hukum terhadap kasus ujaran kebencian. Fadli menuding Polri lebih cepat menindak pihak-pihak yang mengkritisi pemerintah, dengan dalih pidana.

“Polisi lebih banyak follow up terhadap yang mengkritisi pemerintah, yang sebaliknya tak dilakukan. Yang berpolitik bukan TNI,” kata Fadli.

Sekedar tahu, sebelumnya acara HUT TNI Ke-72 tahun 2017, di Dermaga PT Indah Kiat, Cilegon, Banten, Kamis (5/10/2017), Jokowi mengingkatkan presan Jenderal Soedirman bahwa TNI harus loyalitas untuk kepentingan bangsa dan patuh kepada pemerintah.

“Saya ingat pesan Jenderal Soedirman tentang jati diri TNI yang sangat relevan untuk masa kini dan masa yang akan datang, bahwa politik TNI adalah politik negara, loyalitas TNI adalah untuk loyalitas bangsa dan negara,” imbuhnya.

Menurutnya, politik dan loyalitas kepada bangsa dan negara itu berarti kesetiaan memperjuangkan kepentingan rakyat, keutuhan persatuan dan kesatuan negara Republik Indonesia, serta kesetiaan kepada pemerintah yang sah.

Jokowi menuturkan, TNI merupakan milik nasional yang berada di atas semua golongan, yang tidak terkotak-kotak oleh kepentingan politik yang sempit dan tidak masuk ke kaca politik yang praktis, yang selalu menjamin netralitas politik di era yang cukup praktis sekarang ini, yang menjamin keutuhan wilayah nasional, dan membangun kesatuan serta menjamin solidaritas anak bangsa dan antar komponen bangsa. (pemi)

Komentar

Komentar