Home Breaking News Segitiga Karang dan Australia Kembangkan Program Kerja CTI-CFF University Partnership 2017-2018

Segitiga Karang dan Australia Kembangkan Program Kerja CTI-CFF University Partnership 2017-2018

106
Segitiga Karang dan Australia Kembangkan Program Kerja CTI-CFF University Partnership 2017-2018. (Foto : CTI-CFF Manado)

MANADO, CITRAINDONESIA.COM- Sekretariat Regional Prakarsa Segitiga Karang untuk Terumbu Karang, Perikanan dan Ketahanan Pangan (CTI-CFF) menyelenggarakan CTI-CFF University Partnership Workshop on Program Development atau Workshop Pengembangan Program Kerjasama Universitas CTI-CFF untuk tahun 2017-2018 yang berfokus pada pengembangan kapasitas (capacity building), riset, dan pengabdian masyarakat (outreach) – termasuk masalah pendanaan kegiatan.

Sebanyak 8 Universitas ternama di bidang Kelautan dan Perikanan dari 6 negara anggota CTI-CFF (Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Solomon Islands, dan Timor-Leste) dan 2 dari Australia turut serta secara aktif menyusun program kegiatan unggulan pada ketiga bidang dimaksud.

Program kerja yang dihasilkan dari pertemuan kerja 2 hari ini diharapkan dapat menjadi sarana tukar menukar informasi, penyetaraan pengetahuan dan keterampilan di bidang konservasi kelautan, isu-isu global di bidang lingkungan hidup, ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya antar lembaga Universitas di 6 Negara CTI-CFF.

“Bentuk-bentuk program aplikatif yang dirumuskan dalam workshop 2 hari ini diharapkan dapat menjadi acuan utama kegiatan lembaga-lembaga Universitas yang tergabung dalam CTI-CFF University Partnership dalam kurun waktu 1 tahun ke depan – baik berupa pengembangan kapasitas, riset, maupun pengabdian masyarakat berbasis ilmu pengetahun,” kata Direktur Eksekutif Sekretariat Regional CTI-CFF, Widi A. Pratikto dalam siaran tertulis kepada citraindonesia.com, di Jakarta, Selasa (8/8/2017).

Acara CTI-CFF University Partnership Workshop on Program Development adalah tindak lanjut acara sebelumnya, yaitu The 1st CTI-CFF University Partnership Meeting, 28 Februari – 1 Maret 2017 yang menandakan semangat kolektif menjaga kelestarian kawasan Segitiga Karang yang dilakukan lembaga Perguruan Tinggi (Universitas), khususnya melalui disiplin ilmu Kelautan dan Perikanan.

Selama acara berlangsung juga diselingi acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Sekretariat Regional CTI-CFF dengan University of Papua New Guinea (UPG) yang menjadikannya sebagai anggota ke-10 dari CTI-CFF University sejak dicanangkan 1 tahun yang lalu.

“Beberapa program capacity building sedang kami kembangkan bersama, termasuk Program asistensi khusus untuk Timor-Leste dalam mengembangkan pendidikan ilmu kelautan dan perikanan, Pendirian kelas Doktoral (Strata 3) Internasional bergelar Master of Science/M.Sc dengan subyek Coral Triangle Ecosystem Governance/Tata Kelola Ekosistem Segitiga Karang, dan Pelatihan Regional tentang Perubahan Iklim,” tambah Koordinator CTI-CFF University Partnership, Prof. Grevo Gerung yang juga Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

“Kerjasama lintas Universitas ini adalah yang pertama di kawasan Segitiga Karang, kami memiliki keyakinan bahwa program-program yang telah disetujui dalam workshop ini dapat benar-benar bermanfaat bagi upaya-upaya pelestarian lingkungan kelautan, pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik, serta peningkatan keterampilan antar negara anggota CTI dan melalui lembaga Perguruan Tinggi (Universitas),” tegas Deputy Secretary of Kementerian Sains, Teknologi dan Inovasi (MOSTI) – Malaysia yang menjadi Chair CTI-CFF University Partnership, Madya Dr. Ramzah Dambul.

Acara workshop ini sekaligus membuktikan bahwa lembaga Perguruan Tinggi (Universitas) adalah pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan keahlian yang dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Selain itu, ke depannya Kerjasama Universitas ini diharapkan menjadi forum pertukaran pengetahuan yang dapat diandalkan bagi para anggota yang tergabung di dalamnya sekaligus meningkatkan kapasitas institusi dari Universitas bersangkutan.

Beberapa Universitas ternama dari 6 negara CTI-CFF hadir di Manado: (Indonesia: Institut Pertanian Bogor/IPB – Bogor, Institut Teknologi Sepuluh Nopember/ITS – Surabaya, Universitas Hasanuddin/Unhas – Makassar, Universitas Sam Ratulangi/Unsrat, Manado, Universitas Padjajaran/Unpad, Bandung, Sekolah Tinggi Perikanan/STP, Jakarta, Politeknik Kelautan dan Perikanan, Bitung); (Malaysia: Universiti Malaysia Terengganu/UMT, Universiti Malaysia Sabah/UMS); (Papua Nugini: The University Of Papua New Guinea (UPNG); (Solomon Islands: Solomon Islands National University (SINU); (Timor-Leste: Universidade Nacional Timor Lorosa’e/UNTL, Universidade Oriental Timor Lorosa’e/UNITAL); Serta 2 Universitas ternama dari Australia: James Cook University (JCU) dan Queensland University (QU).

Selain itu 6 perwakilan National Coordinating Committee (NCC) CTI-CFF dari 6 negara anggota CTI-CFF (Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Solomon Islands, Timor-Leste) juga turut hadir mendampingi.

Termasuk perwakilan dari, Atase Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia untuk Malaysia untuk Timor-Leste, Ocean Sciencies (CReSOS) Universitas Udayana – Bali, Project Initiation Specialist ADB, The Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH. (*)

Komentar

Komentar