Home Breaking News SE Kemnaker Naikkan 8,71 Persen UMP Tahun 2018

SE Kemnaker Naikkan 8,71 Persen UMP Tahun 2018

137
Ratusan buruh demo Balaikota DKI untuk menuntut UMP 2017 sebesar Rp 3,8 juta/bulanm. (Foto: Ist)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dakhiri menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2018 sebesar 8,71 persen.

“Kenakan UMP tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kemnaker tanggal 13 Oktober 2017, Nomor B.337/M.NAKER/PHIJSK-UPAH/X/2017 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2017,” begitu bunyi SE tersebut diperoleh awak media, Senin (30/10/2017).

Kenaikan UMP itu dihitung berdasarkan data inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional (pertumbuhan PDB) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). Rinciannya adalah Inflasi Nasional sebesar 3,72% dan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,99%.

Dalam SE itu, Menaker meminta gubernur wajib menetapkan UMP 2018 paling lambat 1 November 2017. Upah Minimum Kabupaten/Kota diumumkan 21 November 2017. Keputusan UMP tersebut ditetapkan dan diumumkan serentak pada tanggal tersebut.

Penetapan UMP penambahan upah minimum tahun 2017 dikali tingkat inflasi plus pertumbuhan ekonomi nasional, sesuai Pasal 44 Ayat 1 dan Ayat 2 PP Nomor 78 Tahun 2015. (dewi)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar