Home Breaking News Satgas Anti Sara dan Politik Uang Awasi Pilkada 2018

Satgas Anti Sara dan Politik Uang Awasi Pilkada 2018

725
Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Pilkada Serentak di Tahun 2018 didepan mata. Diduga akan banyak kampanye hitam, SARA dan suap. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, satgas tengah membentuk Satgas Anti SARA dan Satgas Anti Politik Uang. Yang melanggar pasti ditindak.

‘Yang paling utama langkah preventif. Mengajak stakeholder masyarakat peduli pilkada damai untuk bicara dan suarakan damai dan menghindari isu provokatif dan bisa memanaskan situasi yang bisa memecah belah bangsa’, ujar Kapolri.

Satgas Politik Uang beroperasi sejak pendaftaran bakal pasangan calon kepala daerah ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hingga saat ini, belum disampaikan hasil kerja satgas tersebut.

Belum lama ini, Kapolri mengumumkan niatnya membentuk satgas anti-SARA. Kini dalam tahap perumusan. Menurut Tito, Satgas Nusantara mencegah potensi isu-isu provokatif di masyarakat, sebagaimana terjadi pada pilkada sebelumnya.

Tito meminta semua elemen bangsa bergerak untuk menyuarakan pilkada damai, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat yang dipandang oleh publik.

Kampanye mendinginkan suasana juga dilakukan melalui media sosial. Jika ada pelanggaran hukum, maka Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri akan menindak.

‘Kerja sama juga dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Siber Nasional, kita semua akan sinergi lakukan patroli’, imbuhnya. (ntmc/ling)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar