Home Breaking News Sakit Hati, Korea Utara Ancam Gempur AS Terkait Sanksi DK PBB

Sakit Hati, Korea Utara Ancam Gempur AS Terkait Sanksi DK PBB

351
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un bersama para jenderal menganalisa lokasi serangan ke Guam, Pacisifik AS. foto bbc

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Korea Utara telah mengancam menggempur Amerika Serikat (AS), karena “rasa sakit hati terbesar” yang pernah dialami setelah sanksi baru diberlakukan oleh DK PBB, Selasa (12/9/2-17).

Utusan Pyongyang di PBB menuduh Washington memilih “konfrontasi politik, ekonomi dan militer“.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan langkah itu tidak seberapa dibandingkan dengan apa yang harus terjadi dengan Korea Utara.

Sanksi PBB itu terkait pengembangan senjata nuklir yang berulang kali ditembakkan ke udara. Makanya DK PBB menjatuhkan sanksi terberat mengembargo minyak dan ekspor tektil sebagai salah satu penggerak ekonomi negara komunis dipimpin Kim Jong Un itu.

Han Tae Song, duta besar Korea Utara untuk PBB, mengatakan bahwa dia “menolak secara pasti” apa yang dia sebut “resolusi ilegal”.

“Langkah-langkah akan dilakukan oleh DPRK [Republik Demokratik Korea] akan membuat AS menderita rasa sakit terbesar yang pernah ada dalam sejarahnya,” katanya dalam konferensi PBB di Jenewa.

“Alih-alih membuat pilihan yang tepat dengan analisis rasional … rezim Washington akhirnya memilih konfrontasi politik, ekonomi dan militer, terobsesi dengan impian liar membalikkan pembangunan kekuatan nuklir Korea Utara – yang telah mencapai tahap penyelesaian,” tegasnya.

Sekedar tahu, larangan ekspor tekstil Korea Utara setara lebih dari $ 700 juta (£ 530 juta) per tahun.

Larangan visa baru untuk pekerja luar negeri Korea Utara, yang diperkirakan AS pada akhirnya akan memotong pendapatan pajak $ 500 juta per tahun. (dewi)

Komentar

Komentar