Home Breaking News Rusia ‘Nyaho’ Diboikot IOC OLimpiade 2018

Rusia ‘Nyaho’ Diboikot IOC OLimpiade 2018

154
Olimpiade musim dingin di PyeongChang Korea Selatan 2018.

RUSIA, CITRAINDONESIA.COM- Rusia merespons keputusan Komite Olimpiade Internasional (IOC) melarang atlet Rusia tampil di Olimpiade Musim Dingin di PyeongChang Korea Selatan, Februari 2018.

‘Keputusan IOC tersebut timbul perpecahan pendapat di Rusia terkait apakah para atlet berpartisipasi di PyeongChang atas nama individu. Beberapa pihak menyerukan untuk memboikot Olimpiade’, kata Komentator olahraga Rusia, Igor Rabiner.

Bahwa Desember lalu, Komite Olimpiade Internasional (IOC) melarang Rusia tampil di Olimpiade Musim Dingin 2018 di PyeongChang Korea Selatan terkait kasus doping yang sistematis.

Olimpiade 2018 Pyeongchang Korea Selatan. reuters

Di Rusia, orang-orang harus bertindak dengan pemahaman bahwa setiap orang melakukan sesuatu untuk negara bukan kebalikannya. Oleh karena itu lah banyak orang mengatakan atlet Rusia harus mundur jika bendera dan lagu kebangsaan Rusia dilarang di ajang tersebut.

Bagaimanapun, Presiden Vladimir Putin mengindikasikan akan mengizinkan para atlet untuk bertanding tanpa membawa nama negara. Diperkirakan ada banyak atlet yang akan pergi ke Olimpiade dalam kapasitas tersebut, ini adalah perkembangan yang mengejutkan.

IOC bukan hanya melarang tim nasional Rusia di Olimpiade PyeongChang tetapi juga sejumlah orang penting termasuk Vitaly Mutko yang menjabat menteri olahraga saat Rusia menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin Sochi 2014.

Dia juga dilarang turut serta di seluruh ajang Olimpiade pada masa mendatang. Akan tetapi di Rusia ia naik jabatan menjadi wakil perdana menteri pada tahun 2016 meski ia menjabat menteri olahraga saat pelanggaran doping terjadi.

Sementara itu Viktor Chegin, pelatih jalan cepat tim Rusia yang 12 anak didiknya terkena hukuman akibat kasus doping, diberi penghargaan kehormatan Chevalier usai Olimpiade London 2012. Selain itu ada banyak atlet yang terkena hukuman yang justru bekerja di sejumlah organisasi olahraga di Rusia.

IOC tampaknya ingin menuntaskan kasus doping Rusia dengan keputusan yang dikeluarkan Desember lalu. Rusia sepertinya ingin menutup skandal dengan menerima keputusan IOC dan membiarkan atletnya berpartisipasi di Olimpiade PyeongChang dengan membawa bendera Olimpiade.

‘Kedua belah pihak ingin mengakhiri kasus ini dan bergerak maju, dan sepertinya itu yang akan terjadi’, ujar Igor, menyarankan. (mulia)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar