Home Breaking News Rupiah Terapresiasi 0,22 Persen Terhadap Dolar AS

Rupiah Terapresiasi 0,22 Persen Terhadap Dolar AS

2689
Uang Rupiah baru yang diterbitkan Bank Indonesia, Senin (19/12/2016). (Foto: Ist)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Maret 2017 rupiah terapresiasi 0,22 persen (%) terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Level tertinggi rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap dolar AS terjadi pada minggu kelima Maret 2017 yang mencapai Rp13.307,84 per dolar AS.

“Kinerja rupiah pada Maret 2017 berhasil menguat terhadap sejumlah mata uang global seperti dolar AS (USD), dolar Australia (AUD), dan euro (EUR). Namun, mata uang Garuda terkoreksi terhadap mata uang yen (JPY),” tutur Kepala BPS Suharyanto, saat konferensi pers, di Kantornya, Jakarta, Senin (17/4/2017).

Berdasarkan provinsi, level tertinggi kurs tengah terjadi di Provinsi Papua yang mencapai Rp13.206,38 per dolar AS pada minggu kelima Maret 2017.

Sementara, rupiah terapresiasi 0,31% terhadap dolar Australia pada Maret 2017. Level tertinggi rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap dolar Australia terjadi pada minggu ke-3 Maret 2017 yang mencapai Rp10.089,17 per dolar Australia.

Menurut provinsi, level tertinggi kurs tengah terjadi di Provinsi Papua yang mencapai Rp9.882,50 per dolar Australia pada minggu ketiga Maret 2017.

Rupiah terdepresiasi 1,46% terhadap yen Jepang pada Maret 2017. Level terendah rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap yen Jepang terjadi pada minggu ke-5 Maret 2017 yang mencapai Rp118,85 per yen Jepang.

Sedangkan menurut provinsi, level terendah kurs tengah terjadi di Provinsi Sumatera Utara yang mencapai Rp120,87 per yen Jepang pada minggu kelima Maret 2017.

Rupiah terdepresiasi 2% terhadap euro pada Maret 2017. Level terendah rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap euro terjadi pada minggu kelima Maret 2017 yang mencapai Rp14.367,07 per euro.

Berdasarkan provinsi, level terendah kurs tengah terjadi di Provinsi Banten yang mencapai Rp14.587,33 per euro pada minggu kelima Maret 2017. (*)

Komentar

Komentar