Home Breaking News Romobongan Raja Salman Difasilitasi Panduan Wisata Selama di Bali

Romobongan Raja Salman Difasilitasi Panduan Wisata Selama di Bali

355
Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Wakil Gubernur Djarot saat melepas Raja Salman dan rombongan di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Sabtu (4/3/2017).

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Bali Anak Agung Yuniartha mengatakan, selama rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz berada di Bali, akan diberikan brosur wisata Bali untuk mengawal liburan mereka.

“Raja Salman dan semua rombongannya akan mendapatkan brosur tempat-tempat wisata di Bali dalam bentuk bahasa Inggris. Nanti kita taruh di dalam semua mobil yang akan dipakai,” ujar Agung, melalui keterangannya, Sabtu (4/3/2017).

Agung mengungkapkan, brosur wisata yang disiapkan tidak hanya yang berada di Nusa Dua saja dimana lokasi Raja Salman menginap. Seluruh destinasi keren, tempat kuliner yang sudah menembus level dunia, hingga wisata belanja high end, juga ikut ditawarkan kepada orang nomor satu di negeri Al Jazeera tersebut.

“Raja Salman dan rombongan harus tahu tempat-tempat yang bagus wisatanya, tidak hanya di Nusa Dua saja. Karena Bali memiliki banyak spot wisata yang sangat layak didatangi,” jelasnya.

Seperti diketahui, kunjungan Raja Salaman akan menjadi ajang promosi wisata Bali secara gratis kepada dunia.

“Ini harus dimaksimalkan, karena ini sejarah, semua orang di dunia yang hobi berwisata akan membicarakan Bali dengan kedatangan Raja Salman nanti,” ungkapnya.

Nantinya dalam brosur tersebut akan memberikan beberapa guide tempat seperti amenitas, tempat wistaa, hingga restauran. Untuk amenitas, ada The Villas at AYANA Resort and Spa Bali yang bisa dijadikan rujukan. Pada Desember 2016 silam, resort ini dinobatkan sebagai resort villa pulau terbaik di dunia dalam ajang World Travel Award 2016 di The Sun Siyam Iru Fushi, Maladewa.

Untuk wisata seperti, culture dan dan alam bisa melihat Desa Penglipuran. Desa ini masuk ke dalam kelompok desa-desa terbaik dunia, sejajar dengan Desa Giethoorn di Belanda serta Mawlynnong di India.

Kebersihan hingga keharmonisan masyarakatnya, dianggap sangat fantastis. Budaya dan hubungan kekerabatan, kekeluargaan, antar anggota masyarakat di desa itu juga sangat oke. Semua hidup rukun, damai, saling hormat dan penuh toleransi.

Untuk kuliner, ada restoran Locavore yang sudah menembus jajaran elit Asia. Di 2017 ini, Locavore sukses menyambar Asia’s Best 50 Restaurants 2017. Tak hanya itu, Locavore juga meraih Highest Climber Award lantaran sukses mengatrol posisi dari rangking 49 ke 22 besar Asia dalam kurun waktu satu tahun. (Isr)

Komentar

Komentar