Home Breaking News RI Siapkan Ekspor Ayam dan Produknya Ke Timor Leste

RI Siapkan Ekspor Ayam dan Produknya Ke Timor Leste

114
Dirjen PKH Kementan RI, I Ketut Diarmita dan jajarannya bersama Dirjen Peternakan Timor Leste, Joanita Dakosta Jong.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) I Ketut Diarmita, menegaskan Indonesia tengah mempersiapkan ekspor Ayam dan Produk Ayam ke Timor Lesta.

‘Rencana pelaksanaan penandatanganan naskah TA (Technical Agreement) dilakukan setelah pelaksanaan Audit Risk Analysis oleh pihak RDTL ke Indonesia’, ungkap I Ketut Diarmita di Jakarta Rabu (20/12/2017).

Rencana itu menyusul pertemuan bilateral dengan Direktur Jenderal Peternakan Republic Demokrate of Timor Leste (RDTL), Joanita Dakosta Jong, Senin (18/12/2017) di Jakarta.

Ini tindaklanjut pertemuan antara Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Timor Leste Estanislau A da Silva pagi harinya di Kantor Kementerian Pertanian. Dimanfaatkan membahas peluang ekspor unggas dan produknya dari Indonesia ke negara Timor Leste.

I Ketut Diarmita menyampaikan, Indonesia saat ini swasembada daging ayam, telur. DOC Indonesia surplus produksinya, sehingga Indonesia siap ekspor ke negara tetangga, seperti Timor Leste.

‘Dalam memenuhi kebutuhan Timor Leste, Indonesia mampu bersaing dengan negara lainnya’, jelasnya.

I Ketut meyakinkan, ayam hidup akan diekspor adalah ayam dari peternakan (unit usaha), menerapkan prinsip-prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare) dan telah mendapatkan sertifikat kompartemen bebas penyakit AI (Avian Influenza) dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

‘Demikian pula produk unggas yang akan diekspor telah mendapatkan jaminan keamanan pangan berupa Sertifikat Veteriner diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan’, tambahnya.

Sekedar tahu, Timor Leste akan melakukan Import Risk Analysis (IRA) ke farm, unit pengolahan daging di Serang, farm dan unit pengolahan daging ayam di Surabaya dan DOC (Day Old Chicken) FS (Final Sotck) di Kupang pada minggu ke 3 Januari 2018. Untuk tahap awal Timor Leste akan fokus pada unit usaha Charoen Phokphand Indonesia (CPI).

Pelaksanaan audit akan dilakukan secara Government to Government (G to G). ‘Ditjen PKH akan menyiapkan unit usaha sesuai yang dipersyaratkan oleh pihak RDTL’, kata I Ketut Diarmita.

‘Hasil audit ini nantinya menjadi bahan pertimbangan untuk harmonisasi peraturan di RDTL, sehingga akan membuka importasi unggas dan produk unggas dari Negara Indonesia’, ungkapnya tampa sebut nilai ekspornya. (dewi)

 

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar