Home Breaking News Raker Program TA 2018 Dengan DPR, Kementan Mendapat Apresiasi

Raker Program TA 2018 Dengan DPR, Kementan Mendapat Apresiasi

170
Mentan Andi Amran Sulaiman saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, Senin 11 September 2017.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Kementerian Pertanian RI (Kementan), dan Komisi IV DPR RI terus menggodok rencana pembangunan tahun 2018 untuk dituangkan dalam UU APBN 2018. Kementerian Pertanian RI pada sesi II, membahas RKA/KL TA 2018 dengan pagu anggaran Rp23,82 triliun. Subsidi Pupuk Rp28,50 triliun, subsidi benih padi dan kedelai Rp1,29 triliun, DAK bidang pertanian Rp2,04 triliun serta isu-isu aktual. Jadi totalnya sekitar Rp55,65 triliun.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Selasa (12/9/2017) hal itu demi  “Memacu investasi dan infrastruktur untuk pertumbuhan dan pemerataan. Kementerian Pertanian menetapkan tema Rencana Kerja Pengembangan Infrastruktur dan Penguatan Investasi untuk Percepatan Peningkatan Produksi dan Ekspor Pangan,”.

Sekedar tahu, Kementan hanya menerima alokasi dana APBN tahun 2017 Rp23,90 triliun, yang dipangkas 13,34 persen dari APBN-P tahun 2016 sebesar Rp27,58 triliun. Konon kabarnya pemangkasan itu menyusul program Presiden Joko Widodo membangun proyek infrastruktur, pelabuhan, bandara serta sejumlah ruas jalan Tol di berbagai daerah Indonesia.

Berikut penjabaran 10 program strategis diusulkan Menteri Amran untuk disetujui Komisi IV DPR RI hari ini, masing- masing : (1) percepatan peningkatan produksi dan swasembada padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, dan komoditas strategis lainnya, (2) Pengembangan kawasan/cluster, (3) Perbaikan/pergantian varietas unggul bermutu, (4) Penyediaan dan perbanyakan indukan sapi, (5) Percepatan produksi dan perbanyakan benih, (6) Percepatan pengembangan pertanian organik, (7) Pengembangan lumbung pangan berorientasi ekspor di wilayah perbatasan, (8) Hilirisasi pangan dan pertanian, (9) Penyediaan pasokan air, (10) sinergi program dan kegiatan lintas eselon I dan Kementerian/Lembaga.

Menanggapi paparan Amran Sulaiman tersebut, pada anggota Komisi IV menyampaikan apresiasinya pencapaian selama ini.

“Apresiasi kepada Kementan atas capaian yang sudah dicapai Kementerian Pertanian tahun 2017. Alhamdulillah kemarin sudah ekspor,” ungkap Fauzih Amro, anggota Fraksi Partai Hanura. Bahkan sempat ada yang menyoroti gaya Amran dalam memimpin yang berdampak positif khususnya dalam pengendalian harga saat Ramadhan dan Lebaran tahun ini,” ujarnya.

“Harus kita akui sepanjang sejarah tidak pernah terjadi, harga terkendali tanpa gejolak selama lebaran kemarin, kerjasama satgas dan TNI, dan satgas harus diperkuat.
Karena kita ini melawan preman (mafia), gaya bapak seperti ini dapat menyelesaikan masalah,” cetus Firman Subagyo, politisi Dapil Jawa Tengah III ini.

Selain Firman Subagyo dan Amro, apresiasi juga diberikan oleh anggota komisi IV lainnya Hermanto (FPKS), Azar Romli (F-Golkar), dan Eàndro Purnomo (F-Gerindra).

Seperti diketahui Tahun 2018, Kementan mendapatkan pagu anggaran Rp23,82 triliun untuk menjalankan 12 program utama yang dibagi ke dalam jajaran 11 Eselon I.

Sebelumnya, Mentan bersama Menteri KKP Susi Pujiastuti dan Komisi IV juga mengikuti Rapat dengan Komisi IV DPR RI dalam pembahasan RUU Karantina hewan, ikan dan tumbuhan. (Ning)

Komentar

Komentar