Home Breaking News Raja Salman Datang, Aramco Investasi di Petronas US$7 Miliar

Raja Salman Datang, Aramco Investasi di Petronas US$7 Miliar

135
PM Malaysia, Datuk Seri Najib Tun Rajak (kiri) dan tamunya Raja Salman dari Arab Saudi.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, mengatakan perusahaan minyak Arab Saudi Aramco menanam investasi US$7 miliar atau sekitar Rp93 triliun untuk peningkatan fasilitas pengilangan minyak dan petrokimia.

Para pimpinan eksekutif Petronas dan Aramco akan menandatangani kesepkatan (MoU) proyek besar ini, Selasa (28/02/2017), saat kunjungan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz, ke negara jiran.

“Besok akan ada upacara penandatanganan kerja sama antara Petronas dan Aramco untuk membangung pengilangan minyak di Pengerang, Johor, berdasarkan Proyek RAPID. Nilai ivestasi Aramco US$7 miliar. Ini merupakan investasi penting,” jelas PM Razak, Senin (27/02).

Pengumuman ini merupakan penegasan setelah sempat beredar kabar bahwa Aramco mundur dari kemitraan di Proyek Pembangunan Terpadu Pengilangan dan Petrokimia (RAPID).

Proyek RAPID terletak di Pengerang, negara bagian Johor, direncanakan akan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2019, dengan pengilangan berkapasitas 300.000 barel per hari dan produksi petrokimia sebesar 7,7 juta metrik ton.

Selain tercapainya kesepakatan antara Petronas-Aramco ini, pemerintah Malaysia dan Arab Saudi juga menandatangani empat kesepakatan lain menyangkut perdagangan bilateral, sumber daya, kerja sama ilmu dan pendudukan, serta pertukaran informasih antara kantor berita resmi pemerintah di kedua negara.

PM Najib Razak memiliki hubungan yang baik dengan keluarga Kerajaan Arab Saudi.

Tahun lalu dia dinyatakan bersih dari tuduhan korupsi setelah jaksa memutuskan pembayaran US$600 juta (sekitar Rp8 triliun) ke rekening pribadi Najib Razak merupakan hadiah dari Kerajaan Arab Saudi.

Sebuah sumber di Kerajaan Arab Saudi saat itu mengatakan transfer dana dimaksudkan untuk membantu Najib Razak dalam pemilu 2013.

Dari Malaysia, Raja Salman akan berkunjung ke Indonesia untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan berlibur ke Pulau Bali.

Komentar

Komentar