Home Breaking News Pungli Pelabuhan Samarinda, Menko Luhut: Ini Bagian Usaha Pemerintah

Pungli Pelabuhan Samarinda, Menko Luhut: Ini Bagian Usaha Pemerintah

184
Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Merauke. (Foto: Eman/Citraindonesia)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di Pelabuhan Palaran, Samarinda, Menko Bidang Kemaritiman, Luhut Panjaitan mengatakan bahwa ini adalah bagian dari usaha pemerintah untuk memerangi inefisiensi yang terjadi selama ini.

“Bagus itu, Pak Mentri Perhubungan kemarin sudah memberitahukan kepada saya bahwa ada sekitar Rp6 miliar lebih yang ditangkap, ini menjadi bagian dari usaha kita membersihkan bongkar muat di pelabuhan yang selama ini terlalu di monopoli. Kita ingin melakukan efisiensi agar produktivitas terus berjalan,” katanya, dalam release dari Humas Kemenko Bidang Kemaritiman, Senin (20/3/2017).

Akhir pekan lalu, Bareskrim Polri melakukan operasi tangkap tangan (OTT) atas praktik pemerasan, pencucian uang dan premanisme yang dilakukan di wilayah Pelabuhan Palaran Samarinda yang menyebabkan tingginya biaya bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Palaran.

Dalam OTT tersebut, pada Jumat (17/3/2017) lalu, tim Saber Pungli yang dipimpin oleh Kombes Hengki Haryadi dan Kombes Adi Deriyan itu melakukan tindakan di 3 lokasi yakni:

1. Di Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran
2. Di Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Samudera Sejahtera (Komura)
3. Di kantor LSM Pemuda Demokrat Indonesia Bersatu (PDIB)

(pemi)

Komentar

Komentar