Home KESRA Buruh Puluhan Buruh PHK Sepihak Ngadu ke DPMPTSP dan Naker

Puluhan Buruh PHK Sepihak Ngadu ke DPMPTSP dan Naker

570
Buruh berdemo menyampaikan aspirasinya. Foto ardi.

BATANG, CITRAINDONESIA.COM- PT Rimba Profil Tulis memutuskan hubungan kerja secara sepihak tanpa alasan jelas terhadap 51 buruh yang rata-rata telah bekerja sejak 2016, bahkan tidak memberikan pesangon.

Atas kejadian tersebut, para buruh harus mengadu nasibnya dengan melapor ke kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Batang, pada Selasa (12/12/2017).

‘Per tanggal 4 Desember kemarin mereka di PHK tanpa alasan yang jelas. Selain itu hingga kini mereka belum diberikan pesangon. Padahal kebanyakan mereka sudah loyal terhadap perusahaan, bahkan ada yang sudah bekerja sedari 2006,’ terang koordinator LSM Omah Rakyat, Okky Sulistyo yang mendampingi masa, dikutip dari radarpekalongan.

Menurut Okky, pihaknya beberapa waktu lalu penerima pengaduan dari kelompok buruh tersebut. Dan pihaknya berharap dengan pengasuan ini, Dinas dapat membantu mencarikan solusi untuk mengatasi permasalahan ini.

Ditambahkan, pihak buruh sudah berusaha legowo menerima kepetusan perusahaan untuk merumahkan mereka. Namun pihaknya berharap ada kejelasan untuk kelangsungan hidup mereka. Salah satunya seperti pemberian pesangon dan pemberian surat pengalaman kerja.

Okky menerangkan, Jika ditotal, setidaknya para buruh ini dapat mendapatkan pesangon dua kali gaji di kali masa kerjanya. Hal ini diberlakukan jika PHK dijatuhkan tanpa adanya kesalahan dari karyawan. Jika memang ada temuan kesalahan, maka buruh berhak mendapatkan pesangon sekali gaji dikali masa kerjanya.

‘Kami berharap dengan langkah ini ada niat atau itikad baik dari perusahaan. Setidaknya mereka selama ini sudah loyal pada perusahaan. Para buruh ini tentunya ingin bisa melanjutkan hidupnya dengan layak setelah tidak bekerja di sana,’ imbuhnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP dan Naker Batang, Sri Purwaningsih SH langsung menerima rombongan dan mengadakan mediasi. Pihaknya akan berusaha menyelesaikan permasalahan ini sesuai dengan prosedur.

‘Kami akan memproses pengaduan ini sesuai prosedur. Dan rencananya kami akan segera mengundang perwakilan perusahaan agar dapat bersama mengatasi permasalahan ini,’ tandasnya. (*)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar