Home Breaking News Program Tax Amnesty Tak Distop, Buruh Ancam Mogok Massal

Program Tax Amnesty Tak Distop, Buruh Ancam Mogok Massal

212
Sebagian massa KSPI yang mendemo istana, menuntut penghentian program tax amnesty dan menolak upah murah. (Foto: Andika/Citraindonesia)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Kamis (29/9/2016), mengancam akan melakukan aksi mogok massal jika Presiden Jokowi tidak mencabut UU No 11 Tahun 2016 tentang Tax Amnesty.

Aspirasi tersebut disampaikan melalui aksi unjuk rasa yang digelar di depan Istana Negara, Jakarta.

“Judicial review UU ituk sudah tapi tidak didengar. Kalau demo ini tidak didengar juga, kami akan mogok massal,” ungkap Said Iqbal, Presiden KSPI, di sela-sela aksi.

Ia menilai, pemberlakuan Program Tax Amnesty tidak adil bagi para buruh yang taat membayar pajak, karena UU itu justru menghapus hukuman bagi para pengusaha dan konglomerat yang mengemplang pajak.

Selain mempersoalkan tax amnesty, para buruh juga mendesak Presiden agar segera mencabut PP No 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, karena PP tersebut dinilai memiskinkan buruh.

“Kami tolak upah murah buruh tahun 2016,” singkatnya.

Aksi ini dikawal 2,500 personel gabungan Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya. Polisi-polisi itu disebar di empat titik, yakni parkiran timur Monas, depan kantor Mahkamah Konstitusi (MK), Mahkamah Agung (MA), dan Istana Negara.

“Ada 2.500 personel,” ungkap Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roma Hutajulu.

Pantauan di lokasi, polisi telah memasang kawat duri di depan pintu Istana Negara dan di depan halaman Monas yang berbatasan dengan Jalan Medan Merdeka Barat, agar para buruh dari kawasan Jabodetabek itu tidak dapat merangsek lebih dekat. (and)

Komentar

Komentar