Home Breaking News Prof Bungaran Saragih : Untuk Apa, Untuk Siapa Beras Impor Itu?

Prof Bungaran Saragih : Untuk Apa, Untuk Siapa Beras Impor Itu?

475
Profesor Bungara Saragih, mantan Menteri Pertanian RI foto istimewa

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Menteri Pertanian Kabinet Gotong Royong di Era Megawati Soekarno Putri, Profesor Bungaran Saragih, meminta Pemeritahan Presiden Jokowi- JK, segera meninjau kembali impor beras khusus 500.000 ton dari Thailand dan Vietnam. Waktunya tidak tepat di tengah petani sedang panen Padi.

‘Saya meminta agar mempertimbangkan rencana impor beras dalam waktu dekat’, tegas Bungaran Saragih, dalam sambutannya pada Perayaan Natal Bersama di Jakarta, Jumat malam (12/1/2018).

Panen Raya para Petani Yogyakarta

Sebelumnya, importasi beras tersebut sudah mendapatkan izin dari Kementerian Perdagangan RI, melalui Permendag Nomor 1 Tahun 2018, dan menunjuk PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI Persero) sebagai importirnya.

Salah satu alasan impor beras ini karena kekhawatiran kecukupan pasokan kepada masyarakat dan Beras Premium berkisar Rp11- 12.000/Kg, jauh di atas HET Rp9.450/Kg, meski sudah OP Beras beberapa bulan lalu dengan Perum Bulog dan Satgas Pangan.

Sekadar tahu, umumnya para petani dan Ketua Komite II DPD RI, Parlindungan Purba, serta para anggota Komite II DPD RI menolak importasi beras 500.000 ton di tengah panen raya para petani.

‘Kebijakan impor beras ini momennya tidak tepat. Pemerintah harus meninjau ulang ini. Ini pasti menyengsarakan petani. Kan lagi musim panen’, tegasnya, Jumat (12/1/2018) saat dihubungi tengah blusukan dan dalam perjalanan di daerah Pematang Siantar (Sumut) untuk mengunjungi para rakyat yang diwakilinya di daerah dapilnya tersebut.

Bertolak dari itu, Bungaran Saragaih menyayangkannya. Terlebih sekarang para petani kita itu sedang panen raya Padi di berbagai daerah Indonesia. Bahkan panen itu sejak Desember 2017 hingga Januari 2018. Hasilnya surplus. Serta panen ini diperkirakan akan berakhir Maret 2018.

‘(Menteri Amran) sudah bekerja keras. Ini terbukti tidak ada impor selama 3 tahun. Saya juga ikuti terus aktivitas Mentan. Sungguh luar biasa. Hargai ‘kerja keras petani’, tegas sang profesor mengingatkan Pemerintahan Jokowi- JK.

Dan yang jelas, Profesor Bungaran, melihat bahwa saat ini, ‘tidak perlu (impor Beras). Karena dalam waktu yang tidak begitu lama, hanya hitungan hari (Indonesia) akan memasuki masa panen raya. Akhir Januari hingga Maret (2018) ke depan kita akan panen raya. Untuk apa dan untuk siapa (beras impor)? tanya Bungaran dengan heran.

Menurutnya (kita) harus mempercayai (Menteri Pertanian), yang bertanggung jawab pada produksi dan petani. Dan bila ingin impor, sebaiknya kita tanya dulu Mentan.Bila Mentan mengatakan bahwa produksi cukup, kenapa harus impor”, tanya Bungaran lagi.

Sejatinya, kata dia Pemerintahan Jokowi- JK ini harus percaya sepenuhnya kepada Menteri Pertanian terkait data dan produksi Beras Indonesia. (olo)

 

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar