Home EKUIN P3DN Produsen Keramik PT. Arwana Citramulia Bangun Dapur IKM

Produsen Keramik PT. Arwana Citramulia Bangun Dapur IKM

249
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono serta CEO PT. Arwana Citramulia, Tbk Tandean Rustandy meninjau proses pembuatan keramik di Pabrik Kelima PT. Arwana Citramulia Tbk Mojokerto, 9 Januari 2017.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Kementerian Perindustrian dan PT. Arwana Citramulia Tbk, produsen Kramik. berkomitmen membangun dapur bersih industri kecil dan menengah (IKM) pangan di daerah. Meningkatkan mutu produk makanan dan minuman yang dihasikan oleh IKM dalam negeri melalui perbaikan sanitasi dan higienitas di dapur sebagai ruang produksi.

“Berdasarkan data BPS tahun 2012, populasi IKM pangan memiliki jumlah paling banyak dibandingkan IKM sektor lainnya, yakni mencapai lebih dari 1 juta unit atau 30 persen dari jumlah IKM keseluruhan di Indonesia dengan menyerap jumlah tenaga kerja sebanyak 3,17 juta orang,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Mojokerto, Jawa Timur, Senin (9/1/2017).

Menperin menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (Mou) antara Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih dengan Direktur Operasional PT. Arwana Citramulia Tbk. Edy Suyanto tentang Pembuatan Dapur Bersih Industri Kecil dan Menengah Pangan di Daerah.

Kemenperin dan PT. Arwana Citramulia Tbk. telah memfasilitasi pemberian keramik pembuatan dapur bersih IKM pangan di beberapa daerah, di antaranya Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen, Rote Ndao, dan Rejang Lebong selama periode 2013-2016.

Total luas keramik yang telah difasilitasi mencapai 18.700 m2, dengan rincian 12.000 m2 disalurkan ke Kab. Banyumas, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Kebumen di Provinsi Jawa Tengah, 4.500 m2 disalurkan ke Kab. Rote Ndao di Provinsi NTT, dan 2.200 m2 disalurkan ke Kab. Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Diharapkan, melalui kerja sama ini dapat terus meningkatkan daya saing IKM nasional agar mampu menguasai pasar domestik dan ekspor. (*)

Komentar

Komentar