Home Breaking News Presiden Jokowi : “TNI dan Rakyat Itu Seperti Air dan Ikan”

Presiden Jokowi : “TNI dan Rakyat Itu Seperti Air dan Ikan”

210
Tampak Presiden Jokowi menyampaikan amanatnya di hadapan petinggi TNI, prajurit dan ASN saat berbuka puasa bersama di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Senin (19/6/2017). Photo Puspen TNI.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai komponen pertahanan bangsa dan negara harus menyatu dengan rakyat dan jangan sampai dipisahkan, karena TNI adalah bagian dari rakyat.

“TNI dan rakyat itu seperti air dan ikan, tak bisa dipisahkan,” tegas Presiden RI Ir. Joko Widodo saat memberikan sambutan pada acara buka puasa bersama dengan ribuan Prajurit dan PNS Mabes TNI dan Angkatan, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, masyarakat dan Anak Yatim Piatu, bertempat Lapangan Plaza Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (19/6/2017).

Tampak Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Ketua MUI serta jajaran Pati TNI dan politisi saat menghadiri buka bersama Presiden Jokowi di Mabes TNI, Senin (19/6/2017). Photo Puspen TNI.

Presiden RI Joko Widodo menyatakan bahwa sebagai aparat negara dan prajurit, kita mempunyai tanggung jawab yang besar.

Pada kesempatan ini, Presiden RI Joko Widodo mengutip pesan Panglima Besar Jenderal Sudirman bahwa, TNI hak milik nasional yang selalu utuh dan tidak berubah, yaitu tidak berubah dalam menjaga NKRI dan merawat Pancasila serta menguatkan persatuan dalam bingkai ke-Bhinneka-an.

Menyikapi perkembangan globalisasi saat ini, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, banyak tantangan baru bermunculan. Yang terlihat maupun tidak terlihat dalam kehidupan nyata maupun di dalam dunia digital.

Pati TNI dan undangan pada acara buka bersama Presiden Jokowi di Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur, Senin (19/6/2017). Photo Puspen TNI.

“Penyebaran paham terorisme dan perongrong ideologi negara harus dihentikan, jangan sampai mereka membuat jatuhnya korban. Untuk itu, saya harap TNI agar terus menumbuhkembangkan mental bela negara, mental persatuan kita dan mental kesatuan bangsa kita,” ejlas Kepala Negara.

Di akhir sambutannya, mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta TNI harus bisa membuat tiga hal sbb;

  1. Tentram hati rakyat,
  2. Memupuk toleransi antar umat beragama,
  3. Persatuan dan pupuk kesatuan kita.

“Pada momentum menjelang hari raya Idul Fitri sekarang ini, saya minta TNI memberikan dukungan penuh pada Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Masyarakat menunggu hasil kerja nyata kita, terus tingkatkan kewaspadaan dan profesionalisme kerja kita,” pungkasnya. (olo)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar