Home Breaking News Petani Tolak Impor Beras, Produksi di Musi Rawas Melimpah

Petani Tolak Impor Beras, Produksi di Musi Rawas Melimpah

113
Panen Raya Padi Petani di Musi Rawas

BANYUASIN, CITRAINDONESIA.COM- Panen Raya Padi Januari 2018 di Sumatera Selatan lanjut memberikan keyakinan pasokan beras di Sumsel aman, bahkan dapat memenuhi kebutuhan provinsi lain.

‘Di Musi Rawas, panen padi di Desa Telang Rejo, Kec. Muara Telang 16,5 Ha, Varietas, Ciherang dan IR64 dengan provitas 6,5- 6,8 ton/Ha GKP’, ungkap Tohirin, SP, Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan kab. Musi Rawas tertulis lewat Kabag Humas Kamentan RI, Marihot H Panggabean diterima citraindonesia.com di Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Sementara itu, di Desa Tegalrejo, Kec. Tugumulyo seluas 4 Ha, Varietas Inpari 33 dengan provitas 8.96 ton/Ha GKP, di Desa Air Lesing, Kec. Muara Beliti 1,5 ha Padi Varietas Inpari 30 dengan provitas 9,9 ton/Ha GKP.

Panen serentak di beberapa lokasi ini dihadiri oleh perwakilan penjab Upsus Kementan untuk Kab. Banyuasin dan Kab. Musi Rawas, Pejabat Dinas Pertanian, Penyuluh, Petugas POPT, dan Babinsa.

Harga gabah saat ini di Banyuasin mencapai Rp5.100/Kg GKP. Laporan petugas Upsus Muara Telang, Dwi Susilo, harga gabah sekarang ini sedang bagus dan sangat menguntungkan petani. Petani saat ini sangat bergairah untuk segera menanam setelah panen, ujarnya.

‘Di kabupaten Musi Rawas setiap saat ada panen dan ada tanam. Ini siap-siap mau tanam padi lagi. Mayoritas petani sudah menggunakan varietas unggul baru sehingga provitas yang diperoleh pun tinggi mencapai 8-10 ton/Ha’, ungkap Tohirin.

Tolak Impor Beras :

Menanggapi wacana impor beras yang berkembang, baik Dwi Susilo dari Banyuasin dan Tohirin dari Musi Rawas, menyatakan kita ‘buat apa’ sudah swasembada. Jadi tidak perlu impor beras. Bila ada impor beras maka harga gabah akan jatuh dan petani merugi’, ungkap keduanya.

Risfaheri, Penjab Upsus Kementan untuk Banyuasin dan Musi Rawas; panen padi yang semakin gencar di Banyuasin dan Musi Rawas akan meningkatkan pasokan beras di Sumsel maupun wilayah lain.

‘Melihat semakin gencarnya panen padi tersebut, dipastikan produksi padi aman, dan bahkan dapat memenuhi kebutuhan beras di wilayah lain’, jelasnya. (linda)

 

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar