Home Breaking News Peringatan ‘Kartu Kuning’ BEM UI ke Presiden Jokowi

Peringatan ‘Kartu Kuning’ BEM UI ke Presiden Jokowi

114
Kartu Kuning BEM UI Untuk Jokowi - foto ant

DEPOK, CITRAINDONESIA.COM- Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), memberikan ‘Kartu Kuning’ kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari buku paduan suara Mahasiswa, sebagai peringatan keras menyusul kasus Gizi Buruk, Campak dan Difteri menimpa ribuan warga Kabupaten Asmat uang dinilai KLB.

‘Kita tiga tuntutan. Kita sudah sampaikan lewat aksi di stasiun (UI)’, kata Ketua BEM UI, Zaadit Taqwa, kepada waratwan usai memberikan ‘Kartu Kuning’ kepada Presiden Jokowi pada Dies Natalis ke-68 Universitas Indonesia dan Peresmian Forum Kebangsaan UI‎ di Balairung UI, Depok, Jumat (2/1/2018).

Ketiga tuntutan BEM UI itu masing- masing ;

1. Kasus gizi buruk di Asmat, Papua segera diselesaikan. ‘Cepat selesaikan karena sudah lama dan banyak korban’, katanya.

2. Menolak usulan Pj Gubernur dari perwira tinggi TNI/Polri karena dinilai Pemerintahan Jokowi-JK seakan akan menghidupkan lagi Dwi Fungsi TNI-Polri.‎

‘Kita tidak ingin kembali ke zaman orde baru. Kita tidak pengen dwifungsi Polri, di mana Polisi aktif pegang jabatan gitu? Tidak sesuai UU Pilkada dan UU Kepolisian’, tegasnya.

3. BEM UI menolak rancangan aturan baru tentang Organisasi Mahasiswa (Ormawa) yang tengah disusun dari Draf Permenristekdikti tentang Ormawa.

‘Kita tidak pingin mahasiswa dibatasi ruang geraknya, pungkasnya.

Diamankna :

Zaadit sempat diamankan Paspampres dari ruangan Balairung UI ke Pengamanan Lingkungan Kampus (PLK) atas aksi protesnya memberikan ‘Kartu Kuning’ kepada Presiden Jokowi.

Tapi dia mengaku hanya diminatai keterangan saja oleh petugas itu. ‘Cuma diminta keterangan saja, diminta identitasnya. Aksi ini‎ spontan’, ungkapnya. (ling)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar