Home Breaking News Pengangguran Tambah Lagi 10 Ribu Orang, Pekerja Sindir Menaker!

Pengangguran Tambah Lagi 10 Ribu Orang, Pekerja Sindir Menaker!

96
Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- “Katanya ekonomi Jokowi-JK makin bagus. Tahunya tumbuh makin ciut 5,06 persen. Jauh dari janji kampanye di atas 7 persen. Rakyat ini cuma digombal,” ujar Kiki, seorang pekerja di salah satu mall di Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Dia lantas nyinyir. Rendahnya pertumbuhan ekonomi membuat pengangguran semakin tinggi. Dia meminta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Hanif Dakhiri dan jajarannya berkerja lebih keras lagi ke depan agar para pengangguran itu terserap di berbagai sektor.

“Aku itu melihat Pak Menaker di twitter main vlog dengan menaker Filipina klo gak salah. Masih sempat- sempatnya yaa… Ini di tengah jumlah pengangguran bertambah 10.000 orang loh? Ini bukan angka kecil loh… pikirin dong …  Pak Menteri bergegaslah,” sindirnya.

Senada dikatakan Suherman, yang juga pekerja di mal kawasan Jakarta Selatan tersebut. Bahwa janji pemerintah dan menaker- menaker sebelumnya dan yang sekarang untuk mengurangi angka pengangguran, kebanyakan retorika.

“Menaker manasih yang mikirin nasib rakyat? Menurut gue sih kita-kita orang kecil ini kebanyakan digombal. Menaker- menaker sejak dulu sampai sekarang mau kurangi pengangguran hanya retorika. Tuh buktinya BPS umumkan tambah pengangguran 10 ribu. Artinya kan menaker gak kerja,” katnya.

Dia lantas meminta Menaker RI Hanif Dakhiri memikirkan bagaimana caranya menyerap pengangguran yang 10.000 orang itu. Karena penganguran ini rentan menciptakan kesenjangan sosial di tengah masyarakat.

“Itu tugas beliau (Menaker). Klo gak mampu ya mundur dong. Banyak yang mampu kok. Karena seperti kita ketahui pengangguran itu bisa mengakibatkan kesenjangan sosial, bisa orang nakal, gelap mata dan jadi preman atau bandar narkoba. Jadi mereka harus dicarikan pekerjaan,” tambahnya tanpa merinci siapa gerangan.

Seperti diketahui, hari ini Kepala BPS melansir data angkatan kerja di tanah air. Sebanyak 128,06 juta penduduk Indonesia adalah angkatan kerja, jumlahnya bertambah 2,62 juta orang dari Agustus 2016. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga meningkat 0,33 poin.

“Dalam setahun terakhir, pengangguran bertambah 10 ribu orang, sementara TPT turun sebesar 0,11 poin,” ungkap   Kepada BPS Suhariyanto, di Jakarta, Senin (16/10/2017).

Penduduk yang bekerja 121,02 juta orang, bertambah 2,61 juta orang dari Agustus 2016. Sektor-sektor mengalami peningkatan persentase penduduk yang bekerja terutama pada Sektor Industri (0,93 poin), Sektor Perdagangan (0,74poin), dan Sektor Jasa Kemasyarakatan (0,49 poin). (friz)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar