Weather United States Of America, Ashburn United States Of America, Ashburn +29°C

Citra Indonesia

Pengaduan Belum Direspon, Serikat Pekerja/Buruh Laporkan Pemerintah ke ILO

Pengaduan Belum Direspon, Serikat Pekerja/Buruh Laporkan Pemerintah ke ILO

May 29
13:07 2013
ilustrasi

ilustrasi

CIN- Terkait pelanggaran pelaksanaan sistem kerja Outsourcing (OS) yang dilakukan di perusahaan HM Sampoerna (milik Phillip Moris) hingga saat ini belum juga direspon dengan baik oleh pemerintah.

Koalisi anti OS di HM Sampoerna yang terdiri dari PI (Partisipasi Indonesia), OPSI, KSPI dan KSPSI-agn telah melaporkan pelanggaran OS ini ke Kemenakertrans dan sudah bertemu dengan Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Dirjen PHI dan Jamsos Ketenagakerjaan sejak Januari lalu.

PT. HM Sampoerna melakukan sistem kerja OS Pekerjaan dan OS Pekerja. Penggunaan OS Pekerjaan dilakukan dengan menggunakan sekitar 40 perusahaan MPS (Mitra Produk Sigaret) yang beroperasi di jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, sementara pelaksanaan OS Pekerja dgn menggandeng PT. ISS di pabrik HM Sampoerna Kerawang, Jawa Barat.

Jenis pekerjaan yg dilakukan pekerja OS di MPS adalah pelintingan rokok kretek, sementara pekerjaan yang dilakonin pekerja OS di Kerawang adalah pengepakan, administrasi, pergudangan dan forklip.

Bila ditinjau dari aturan OS di Pasal 64-66 UU no. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan jo. Permenakertrans no. 19/2012 maka sudah jelas pekerjaan pelintingan rokok (di MPS), administrasi, pergudangan, pengepakan dan forklip adalah pekerjaan yang tidak boleh di OS. Pelintingan adalah jenis pekerjaan pokok produksi, karena tanpa proses pelintingan maka konsumen tidak bisa memperoleh rokok yang utuh.

Permenakertrans no. 19/2012 degan tegas menyatakn hanya ada 5 jenis pekerjaan yang boleh di OS yaitu keamanan, cleaning service, catering, transportasi antar jemput karyawan dan pekerjaan suporting di perusahaan tambang. Diluar 5 jenis pekerjaan ini, pengusaha dilarang menggunakan OS.

Selain masalah penggunaan sistem kerja OS ini, para pekerja juga tidak mendapatkan hak normatifnya seperti Jaminan Pemeliharaan Kesehatan, perhitungan lembur tdk sesuai ketentuan, hak berserikat, dsb. Malahan beberapa Pekerja di Kerawang yg menuntut penegakkan hukum tersebut malah di PHK dan sudah beberapa bulan ini tidak mempeeroleh upah lagi.

Terkait MPS, Dirjen Pembinaan Pengawas Ketenagakerjaan Kemenakertrans terus berjanji untuk melakukan pemeriksaan tetapi hal itu tidak dilakukan langsung hanya menyurati dinas-dinas daerah tempat MPS berada.

“Kami hanya diberikan cc surat saja,” kata Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia Timboel Siregar di Jakarta, Rabu (29/5/2013).

Ketika ditanya follow upnya lanjut Timbole, Dirjen Pengawasan hanya menyuruh menunggu, tanpa ada kepastian waktu. Demikian juga dengan OS di kerawang, belum ada follow up yg menyeluruh. Paling hanya ada nota pemeriksaan yang merekomendasikan 30 pekerja untuk diangkat sebagai pekerja tetap HM Sampoerna, padahal ada 300 lebih pekerja yang dipekerjakn sebagai pekerja OS di Kerawang. Nota ini ditolak oleh KSPSI KEP yang mengadvokasi pekerja.

“Atas ketidakmauan Kemenakertrans untuk menegakkan hukum yang ada di UU 13/2003 dan permenaketrans no. 19/2012 maka Kami dari Koalisi melaporkan masalah pelanggaran ini ke ILO Jakarta supaya masalah ini bisa diagendakan dalam ILC (Internasional Labor Conference) ke 102 yg akan dilaksanakan di Jeneva, Swiss bulan Juni ini. Kemarin (Senin, 27/5) ILO Jakarta office (diwakili Bpk. Tauvik Muhammad dan Bpk. Soeharjono) telah menerima laporan pengaduan kami dan berjanji meneruskan masalah ini ke kantor pusat ILO di Jeneva Swiss. Selain itu kami juga menitipkan masalah ini kepada delegasi dari sp/sb yang beerangkat ke ILC tersebut agar bisa diperjuangkan menjadi agenda ILC ke 102,” ungkapnya.

Kami berharap dan mendesak ILC mengagendakan hal ini dan ILO memberikan tekanan kepada pemerintah Indonesia dan Phillip Moris, tambahnya. (iskandar)

Tags
TKI
Share

2 Comments

  1. Anabel Ore
    Anabel Ore August 16, 17:22

    I have to say that for the past couple of hours i have been hooked by the impressive articles on this blog. Keep up the good work.

    Reply to this comment
  2. goss
    goss May 29, 23:57

    orang di BUMN aja masih banyak os dipekerjaan inti.

    Reply to this comment

Write a Comment

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Cari Konten