Home Breaking News Pemkab Anambas Dapat Kucuran DAK Afirmasi Kesehatan Rp14 Miliar

Pemkab Anambas Dapat Kucuran DAK Afirmasi Kesehatan Rp14 Miliar

281
Foto: Istimewa

ANAMBAS, CITRAINDONESIA.COM- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mendapat kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi, sebesar Rp14 miliar. Afirmasi ini diketahui khusus daerah kepulauan, perbatasan dan daerah tertinggal.

Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Kepulauan Anambas, Herianto mengakui, DAK Afirmasi tersebut merupakan salah satu program membangun daerah pinggiran dari Pemerintah Pusat.

“Ini sudah sangat membantu daerah untuk membenahi sarana dan prasarana kesehatan. Untuk tahun ini kita mendapat Rp14 miliar yakni untuk pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Jemaja Timur sebesar Rp8 miliar dan pengadaan 5 jenis alat kesehatan sebesar Rp6 miliar,” terang Herianto, di Anambas, Kamis (20/4/2017), seperti diberitakan batamtoday.com.

Heri menambahkan, untuk pembenahan sarana dan prasarana kesehatan di Anambas akan dilakukan bertahap. Pasalnya, DAK Afirmasi tersebut dianggarkan setiap tahun.

“Untuk pertama ini, kita dapat DAK Afirmasi memang kecil untuk kesehatan. Tetapi kedepan kita upayakan agar sarana dan prasarana kesehatan dapat dibenahi sesuai standart Kementerian Kesehatan (Kemenkes),”jelasnya.

Selain mendapat kucuran dana, lanjut Heri, pihaknya juga meminta Kemenkes untuk menambah tenaga kesehatan di Anambas. Dia mengakui, saat ini Dinkes sangat kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kemenkes untuk menambah SDM. Kami masih menunggu tim verifikasi penempatan dokter kesehatan di Anambas. Pada prinsipnya, Kemenkes bersedia menempatkan sejumlah dokter spesialis di Anambas. Untuk jumlahnya, kami masih menunggu hasil verifikasi,” sambungnya.

Dia kembali menyinggung, mengenai dua dokter yang sudah menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Anambas, sudah sangat membantu Dinkes untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.

“Kami sangat berterimakasih, walapun ada moratorium pegawai, tetapi secara bertahap, kita mendapat tenaga kesehatan dari Kemenkes. Ini sudah sangat membantu Pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan,” ujarnya mengakhiri. (*)

Komentar

Komentar