Home Breaking News Pemilihan Panglima TNI Jadi Prerogatif Presiden

Pemilihan Panglima TNI Jadi Prerogatif Presiden

45
Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengemukakan, mengenai pemilihan KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI, itu adalah hak prerogatif Presiden.

Ketentuan dalam Undang-Undang hanya mengatur, bahwa calon Panglima TNI harus pernah menjadi Kepala Staf dan jenderal bintang 4.

“Jadi terserah pernah jadi KSAD, KSAU, KSAL, itu terserah prerogatifnya Presiden,” kata Fadli Zon kepada wartawan di ruang kerjanya, Jakarta, Senin (4/12/2017).

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, lahir di Malang, Jawa Timur, pada 8 November 1963. Ia merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1986 dan Sekolah Penerbang TNI AU 1987.

Sebelum menjabat sebagai KSAU, Hadi Tjahjanto pernah menjabat sebagai Sekretaris Militer Presiden 2015-2016, Irjen Kementerian Pertahanan (2016-2017).

Selanjutnya, berdasarkan Keputusan Presiden, pada 18 Januari 2017 ia mendapat amanat jabatan sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU). (pemi)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar