Home Breaking News Pemerintah Saudi dan Koruptor “Cincai”

Pemerintah Saudi dan Koruptor “Cincai”

41
Wakil Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman dalam kunjungan. Foto Reuters

ARAB SAUDI, CITRAINDONESIA.COM- Jaksa Penuntut Arab Saudi bilang sebagian besar oknum korutor ditahan di penjara sepakat diselesaikan di luar pengadilan alias cincai.

Lewat sebuah pernyataan, disebutkan total 320 orang sudah diminta untuk memberi informasi tentang dugaan korupsi. Sekitar 159 masih berada di dalam tahanan, sebagian akan diajukan ke meja hijau.

Mereka yang diduga korupsi itu -termasuk para pangeran dan miliuner- ditahan di sebuah hotel mewah di Riyadh, Ritz-Carlton.

Bayar Rp13,5 triliun, pangeran Saudi bebas ‘penjara antikorupsi’. Daftar pangeran dan menteri Arab Saudi yang ditangkap terkait dugaan korupsi terungkap

Salah seorang yang ditahan, Pangeran Miteb bin Abdullah, sudah dibebaskan pekan lalu setelah dilaporkan menyerahkan lebih dari US$1 miliar atau sekitar Rp13,5 triliun.

Aparat keamanan Saudi menangkapi ratusan pangeran, mantan menteri, dan pengusaha atas perintah putra mahkora, Pangeran Mohammed bin Salman, sebagai bagian dari kebijakan antikorupsi.

Hotel mewah Ritz-Calrton di Riyadh dijadikan tahanan bagi para tersangka koruptor.

Sebuah sumber di pemerintah Arab Saudi kepada kantor berita Reuters bahwa gelombang penangkapan sudah berakhir dan pihak berwenang mengharapkan bisa mennghimpun kenbali dana US$50 miliar sampai US$100 miliar, digunakan untuk proyek pembangunan ekonomi.

Pernyataan Kejaksaan menutut bbc, Selasa (05/12/2017), menyebutkan komisi antikorupsi pimpinan Pangeran Mohammed akan menyelesaikan tahap pertama tanpa pengadilan dalam beberapa pekan ini.

“Komisi sudah mengikuti prosedur yang diterapkan secara internasional dengan berunding bersama para tahanan dan menawarkan mereka penyelesaian yang bisa memfalisitasi pengembalian dana dan aset negara untuk meniadakan proses litigasi yang panjang.” (oca)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar